RM.id Rakyat Merdeka - Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) turun langsung ke sejumlah daerah untuk memastikan pelaksanaan Program Prioritas Presiden Tahun 2025 berjalan optimal, tepat sasaran, dan berkelanjutan.
Pemantauan dilakukan di Jawa Timur, Gorontalo, serta Papua Barat Daya. Fokus pengawasan mencakup program Sekolah Rakyat (SR), Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), serta Cek Kesehatan Gratis (CKG).
Di Jawa Timur, Kemenko Polkam memantau pelaksanaan program di Kota Surabaya, Kabupaten Bangkalan, dan Kabupaten Pasuruan. Kegiatan ini dilaksanakan Kedeputian Bidang Koordinasi Politik Luar Negeri dengan melibatkan Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, pengelola Sekolah Rakyat Terpadu (SRT), Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA), serta Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Baca juga : DPR Minta Semua Waspada
Kepala Bidang Kerja Sama Politik dan Perdamaian Internasional Kemenko Polkam Triyono Yulianto mengatakan, pemantauan bertujuan memastikan Program Sekolah Rakyat berjalan sesuai tujuan dan memberi dampak langsung bagi peserta didik.
“Dalam Peraturan Presiden Nomor 141 Tahun 2024, Kemenko Polkam mendapat mandat mengawal pelaksanaan program prioritas nasional, termasuk Sekolah Rakyat sebagai program unggulan Presiden Prabowo Subianto,” ujar Triyono dalam keterangan tertulis, Minggu (28/12/2025).
Dalam kunjungan tersebut, tim Kemenko Polkam berdialog dengan Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur untuk membahas progres pembangunan Sekolah Rakyat, termasuk tantangan kesiapan dan sertifikasi lahan, pematangan lahan, serta kesesuaian tata ruang.
Baca juga : Target Indonesia Emas 2045, Gerindra Gaungkan Transformasi Ekonomi
“Dinas Sosial menegaskan komitmen pemerintah daerah menjadi kunci keberhasilan pembangunan Sekolah Rakyat,” kata Triyono.
Tim Kemenko Polkam juga meninjau empat Sekolah Rakyat, yakni SRMA 21 Universitas Negeri Surabaya, SRT 51 Bangkalan, SRT 48 Pasuruan, dan SRT 3 Pasuruan, dari total 26 Sekolah Rakyat di Jawa Timur. Sekolah-sekolah tersebut melayani peserta didik jenjang sekolah dasar hingga sekolah menengah atas dengan dukungan tenaga pendidik dan wali asrama.
Hasil pemantauan menunjukkan sebagian Sekolah Rakyat telah beroperasi sejak Juli dan September 2025. Sementara pembangunan gedung permanen masih dalam tahap penyiapan lahan dan ditargetkan rampung pada Juli 2026.
Baca juga : Kebutuhan Listrik Darurat Lokasi Bencana Terpenuhi
Selain itu, Kemenko Polkam meninjau SPPG Klampis Asem di Surabaya. SPPG ini telah beroperasi sejak Oktober 2025, melayani lebih dari 3.000 penerima manfaat di 11 sekolah. Menu makanan yang disajikan disesuaikan dengan Angka Kecukupan Gizi.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.