RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto menegaskan komitmennya untuk terus membenahi layanan imigrasi dan pemasyarakatan. Pernyataan itu disampaikan saat refleksi akhir tahun 2025 Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan di Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (29/12/2025).
Dalam agenda bertema “1 Tahun Transformasi Kemenimipas PRIMA: Profesional, Responsif, Integritas, Modern, dan Akuntabel”, Agus memaparkan capaian kinerja sepanjang 2025 sekaligus arah transformasi kementerian pada 2026. Salah satu fokus utama adalah pelaksanaan 13 program akselerasi yang menjadi fondasi pembenahan layanan imigrasi dan pemasyarakatan.
“Kami menjalankan proses transisi kelembagaan melalui 13 program akselerasi. Itu bukan pekerjaan mudah,” ujar Agus.
Program tersebut mencakup pemberantasan peredaran narkoba dan praktik penipuan di lembaga pemasyarakatan, penguatan layanan keimigrasian berbasis digital, hingga pencegahan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dan penyelundupan manusia.
Baca juga : Penumpang Whoosh Tembus 24 Ribu, Mobilitas Nataru Terus Meningkat
Agus menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Direktorat Jenderal Imigrasi dan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan yang dinilainya berperan besar dalam proses transformasi kelembagaan Kemenimipas.
“Saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pegawai Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan atas kerja kerasnya,” katanya.
Namun, Agus juga secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila masih terdapat kendala pelayanan publik selama 2025. Ia memastikan evaluasi menyeluruh telah dilakukan untuk memperbaiki berbagai kelemahan di lapangan.
“Saya mohon maaf kepada masyarakat jika masih ada kendala pelayanan. Evaluasi kinerja sudah kami sampaikan agar segera diperbaiki,” ujarnya.
Baca juga : Kembangkan Ekonomi Kreatif, Menteri Ekraf Perluas Kerja Sama Global
Dalam kesempatan itu, Agus melontarkan pernyataan yang mencuri perhatian. “Saya katakan kepada jajaran bahwa saya cuma numpang lewat. Namun saya akan terus mengabdi dengan melakukan beberapa perbaikan dan rencana aksi,” tegasnya.
Sebagai tindak lanjut, Kemenimipas telah menyiapkan 15 program aksi untuk 2026. Program tersebut merupakan pengembangan dari 13 program akselerasi 2025 dan telah diselaraskan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto serta delapan program prioritas nasional.
Dari total 15 program aksi tersebut, lima berada di bidang imigrasi, enam di pemasyarakatan, dan sisanya mencakup lingkup sekretariat jenderal serta pengembangan sumber daya manusia.
“Pada 2026, inilah arah gerak Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan ke depan,” kata Agus.
Baca juga : KCIC Imbau Penumpang Antisipasi Perjalanan Pada Musim Hujan
Ia pun meminta seluruh pejabat dan pegawai yang telah menandatangani perjanjian kinerja 2026 untuk menyatukan visi dan orientasi kerja. “Kita harus menyatukan niat, tujuan, dan arah agar program aksi benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.