BREAKING NEWS
 

Imbas Corona, Bandara Ahmad Yani Tekor Rp 9 Miliar

Reporter : KINTAN PANDU JATI
Editor : MUHAMAD FIKY
Rabu, 11 Maret 2020 20:35 WIB
Bandara Jenderal Ahmad Yani, mengalami penurunan aktivitas akibat virus corona.

RM.id  Rakyat Merdeka - Pengelola Bandara Internasional mengalami kerugian akibat penurunan aktivitas di bandara. Penurunan ini merupakan imbas dari penyebaran virus corona. 

Seperi di Bandara Jenderal Ahmad Yani, Semarang, Jawa Tengah. Bandara Internasional mengalami kerugian hingga Rp 9 miliar akibat penurunan aktivitas di bandara selama tiga bulan terakhir.

Baca juga : Cegah Corona, Pengawasan di Bandara Ngurah Rai Diperketat

General Manager Angkasa Pura 1 Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani, Hardi Ariyanto menuturkan, penurunan jumlah pengujung di bandara merupakan imbas dari penyebaran virus mematikan asal China.

Adsense

"Penumpang turun sebanyak 23 persen dari biasanya. Penyebaran virus corona membuat bandara Internasional mengalami kerugian," kata Hardi di Semarang, Rabu, (11/03).

Baca juga : Imbas Corona, Anies Resmi Tunda Formula E di Monas.

Pada tahun lalu, jumlah penumpang di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani mencapai 541.000. Sedangkan, dalam kurun dua bulan belakangan, jumlah penumpang hanya 449.000.

Dengan merebaknya wabah virus Corona, AP I masih sulit memprediksi kapan berakhirnya. Kondisi ini tentu saja akan mempengaruhi target penumpang di BIJAY yang dipatok 5 juta penumpang.

Baca juga : Cegah Corona, Bank DKI Kurangi Transaksi Tunai

"Wabah virus corona berdampak pada penurunan target. Kita tidak tahu sampai kapan wabah ini akan berlansung,"kata Hardi seperti dilansir Tempo.co. 

Diketahui, kasus infeksi virus Corona di Indonesia, bertambah lagi. Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona atau Covid-19, Achmad Yurianto melaporkan, total kasus infeksi virus Corona saat ini berjumlah 31. Naik 7 kasus dibanding hari sebelumnya, Selasa (10/03). Info ini disampaikan Yurianto, setelah mengumumkan satu korban jiwa akibat virus tersebut, dan dua orang dinyatakan sembuh. [KPJ]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense