BREAKING NEWS
 

Kapolri Hadiri Pemakaman Istri Jenderal Hoegeng

Wasiat Eyang Meri Menjadi Spirit Keluarga Besar Polri

Reporter : KINTAN PANDU JATI
Editor : BAMBANG TRISMAWAN
Kamis, 5 Februari 2026 07:00 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (kedua kanan) menghadiri pemakaman istri Jenderal Hoegeng, Meriyati Roeslani Hoegen atau akrab disapa Eyang Meri, di Taman Pemakaman Bukan Umum (TPBU) Giritama, Bogor, Jawa Barat, Rabu (4/2/2026). Foto: Dok. Polri

RM.id  Rakyat Merdeka - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri prosesi pemakaman Meriyati Hoegeng atau Eyang Meri, istri dari mantan Kapolri Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso, di Taman Pemakaman Bukan Umum (TPBU) Giritama, Tonjong, Bogor, Jawa Barat, Rabu (4/2/2026).

Sigit mengatakan, dalam beberapa kali pertemuan, Eyang Meri selalu menyampaikan pesan untuk seluruh keluarga besar Polri. Hal tersebut dijadikan semangat dan inspirasi keteladanan bagi seluruh personel Korps Bhayangkara.

Baca juga : Eks Pejabat Kemnaker Bantah Kepemilikan Aset, KPK Kembali Periksa Saksi

“Beliau selalu berpesan di setiap acara kami, jadilah polisi yang baik, memiliki integritas dan polisi yang bisa melindungi dan mengayomi,” kata Sigit, usai mengikuti prosesi pemakaman.

Bahkan, kata Sigit, pada saat melayat ke rumah duka Eyang Meri, pihak keluarga memutar rekaman berisi pesan dari Eyang Meri untuk keluarga besar Polri.

Baca juga : Negara Perluas Akses Keadilan Hingga Desa

“Tadi malam kami dengarkan langsung suara beliau yang direkam oleh Mas Rama, bagaimana beliau selalu sampaikan pesan jadilah contoh teladan dan mulailah dari dirimu sendiri. Saya kira hal-hal tersebut tentunya menjadi spirit bagi kami keluarga besar Polri,” ujar Sigit.

Pesan itu merupakan suatu amanah ataupun wasiat dari Eyang Meri. Tentunya, pesan tersebut harus terus dikumandangkan serta menjadi semangat bersama untuk seluruh keluarga besar Polri di mana pun berada untuk terus melanjutkan pesan serta nasihat Eyang Meri.

Baca juga : Tolak SK Penunjukan Plt Ketua DPW, 33 DPC PPP Se-Sumut Ancam Boikot Muswil

Sigit menegaskan, pesan dari Eyang Meri memiliki makna mendalam. Polri ke depannya harus bisa meneladani dan memberikan perlindungan serta pengayoman terhadap masyarakat dan tanggung jawab terhadap keamanan.

Adsense

“Sebagaimana tugas pokok dan doktrin kami untuk menjaga tata tentrem kerta rahardja. Saya kira banyak hal kami kenang dari Eyang Hoegeng. Selamat jalan Eyang Meri, kami terima kasih atas apa yang telah beliau berikan kepada kami. Warisan dari pendahulu utamanya almarhum Hoegeng Iman Santoso akan terus menjadi api yang menggelora di seluruh keluarga besar Polri untuk menjaga wasiat dan warisan tersebut,” tutup Sigit.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense