Sebelumnya
Program ini diharapkan bisa menjangkau sekitar 400 ribu orang pada tahap awal pelaksanaan nanti. Data tersebut diambil berdasarkan hasil asesmen pemerintah daerah yang kemudian diverifikasi agar proses penyaluran tidak mengalami kendala teknis.
“Kami akan mengajukan sekitar 400.000 untuk lansia dan penyandang disabilitas,” kata Gus Ipul.
Baca juga : Kabur Saat OTT, Penyuap Oknum Pejabat Bea Cukai Serahkan Diri
Kepala BGN Dadan Hindayana menjelaskan, integrasi program ini masih dalam tahap perumusan mekanisme yang mendalam terutama soal pembagian anggaran.
BGN sedang mengkaji apakah dana tersebut akan dipusatkan pada satu pintu atau dibagi sesuai dengan tugas pokok instansi. Soalnya, sistem distribusi bagi lansia akan sangat berbeda dengan anak sekolah.
Baca juga : Paket Beras Dan Minyak Jangkau 33,2 Juta KPM
Dadan menuturkan, pelibatan tenaga pendamping dari pihak kementerian tetap menjadi komponen yang tidak bisa dipisahkan saat penyaluran. Urusan logistik makanan memang menjadi domain BGN, namun urusan pendampingan warga tetap menjadi tanggung jawab dari pihak kementerian.
“Dari Pak Menteri Sosial Saifullah Yusuf menginginkan ada integrasi, maka sekarang masih dimatangkan mekanisme untuk di lapangan,” terangnya. JAR
Baca juga : Legislator Dukung Ketahanan Pangan
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 10, edisi Minggu, 8 Februari 2026 dengan judul "Kemensos Matangkan Program MBG Untuk Para Lanjut Usia"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.