BREAKING NEWS
 

Kemenkop dan BP Taskin Percepat Pengentasan Kemiskinan Permanen Lewat Koperasi

Reporter : DWI ILHAMI
Editor : SRI NURGANINGSIH
Selasa, 10 Februari 2026 20:19 WIB
Penandatanganan Nota Kesepahaman oleh Menteri Koperasi Ferry Juliantono (keempat kiri) dengan Kepala BP Taskin Budiman Sudjatmiko (ketiga kanan) di Jakarta, Selasa (10/2/2026). (Foto: Dok. Kemenkop)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Koperasi (Kemenkop) dan Badan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) resmi menjalin sinergi strategis untuk mempercepat pengentasan kemiskinan permanen melalui penguatan badan usaha koperasi.

Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman yang dilakukan oleh Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono dengan Kepala BP Taskin Budiman Sudjatmiko di Jakarta, Selasa (10/2/2026).

Ferry menegaskan, bahwa koperasi memiliki peran vital sebagai wadah ekonomi rakyat yang mampu menciptakan kemandirian dan keberlanjutan.

Hal ini sejalan dengan program strategis pemerintah yaitu Koperasi Desa/ Kelurahan (Kopdes/ Kel) Merah Putih yang saat ini sedang dilakukan percepatan pembangunan aset fisiknya.

Masyarakat yang masuk dalam kategori miskin akan didorong menjadi anggota koperasi dan menjadi bagian dari ekosistem bisnis yang akan dikembangkan oleh Kopdes/ Kel Merah Putih.

Ferry menyebut dengan cara ini pengentasan kemiskinan ekstrim diyakini akan dapat dilakukan dengan lebih cepat sejalan dengan bertambahnya jumlah Kopdes/ Kel Merah Putih yang beroperasi.

Baca juga : Menkop Resmikan Torasera Jadi Pusat Distribusi Produk Kopdes Merah Putih

“Koperasi bukan sekadar badan usaha, tetapi instrumen sosial-ekonomi yang bisa mengangkat masyarakat dari jerat kemiskinan secara permanen,” ujar Ferry.

Beberapa langkah konkret lain yang akan dilakukan adalah membangun koperasi berbasis komunitas di daerah-daerah dengan tingkat kemiskinan tinggi.

Kemenkop akan menyiapkan pendampingan manajemen dan akses permodalan agar koperasi yang dibentuk tersebut tidak berhenti di tengah jalan.

Ferry menambahkan, bahwa sinergi dengan BP Taskin tersebut akan memperkuat basis data penerima manfaat sehingga program-program yang diluncurkan pemerintah dapat lebih tepat sasaran.

Untuk itu basis data kemiskinan dan profil masyarakat di desa perlu disempurnakan secara bersama-sama dan dengan cara simultan.

Adsense

"Bagi kami basis data itu diperlukan untuk treatment dan langkah yang tepat agar operasionalisasi Koperasi Desa Merah Putih bisa optimal," ucapnya.

Baca juga : DFSK Tegaskan Komitmen Jangka Panjang Lewat Drives for Better

Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, termasuk pemerintah daerah agar koperasi dapat tumbuh sesuai potensi lokal.

Untuk itu sinergi dengan BP Taskin ini diharapkan koperasi dapat benar-benar memberdayakan masyarakat miskin agar kesejahteraannya meningkat.

"Kami di Kemenkop bersama Kementerian Sosial akan segera melakukan uji coba secara bertahap agar penerima manfaat dari program Kemensos didorong menjadi anggota koperasi. Ini menjadi salah satu contoh bagian dari kegiatan yang bisa di-endorse oleh BP Taskin," katanya.

Ferry optimistis dengan dukungan BP Taskin target percepatan pengentasan kemiskinan ekstrim di desa ataupun di kota dapat tercapai.

Ia menegaskan, bahwa pengentasan kemiskinan permanen tidak bisa hanya mengandalkan bantuan sosial, melainkan harus melalui pemberdayaan ekonomi yaitu melalui koperasi khususnya Kopdes/ Kel Merah Putih.

"Koperasi selain badan usaha untuk kegiatan bisnis usaha tapi juga menjalankan misi membawa nilai seperti nilai sosial, kebersamaan, kekeluargaan dan gotong royong yang selama ini relatif tergantikan," kata Ferry.

Baca juga : Kemenkomdigi–BP Taskin Perkuat Sinergi Digital

Sementara itu, Kepala BP Taskin Budiman Sudjatmiko  menyambut baik sinergi ini sebagai langkah nyata dalam mempercepat pengentasan kemiskinan secara permanen.

Menurutnya koperasi menjadi satu-satunya lembaga ekonomi kerakyatan yang bisa menghapus kemiskinan ekstrim di masyarakat.

"Tidak ada pengentasan kemiskinan permanen tanpa koperasi, tugas Kemenkop memastikan yang terentaskan itu permanen tidak jatuh miskin lagi (melalui unit usaha koperasi)," kata Budiman.

Ia menekankan bahwa BP Taskin tidak hanya menyediakan data-data penduduk miskin, tetapi juga akan terlibat dalam monitoring dan evaluasi program yang dijalankan bersama Kemenkop.

Dalam waktu dekat akan dilakukan uji coba program percepatan pengentasan kemiskinan melalui koperasi di berbagai wilayah di Indonesia.

“Sinergi ini akan memastikan bahwa setiap intervensi benar-benar berdampak pada pengurangan kemiskinan,” katanya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense