RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) menjadikan Ramadan sebagai momentum refleksi dalam menjalankan reformasi birokrasi.
Puasa dinilai bukan sekadar ibadah ritual, melainkan proses pembentukan karakter, integritas, dan empati dalam pelayanan publik.
Baca juga : Khawatir Barbuk Dihilangkan, KPK Gercep Tangkap Kasi Intel Cukai DJBC
Rini mengingatkan, bulan Ramadan harus dimaknai lebih dari sekadar peningkatan ibadah personal. Momentum ini menjadi saat yang tepat untuk merefleksikan tugas bersama dalam mengimplementasikan reformasi birokrasi.
“Ramadan diibaratkan sebagai sebuah sekolah yang melatih kesabaran, kedisiplinan, dan empati. Seperti sekolah, hasilnya sangat bergantung pada kesungguhan dalam menjalaninya. Nilai-nilai inilah yang menjadi fondasi kehidupan, termasuk dalam menjalankan amanah sebagai aparatur negara,” ujarnya dalam keterangan resminya, Minggu (1/3/2026).
Baca juga : Lakukan Konsolidasi Menyeluruh, PAN Papua Tengah Gelar Musda Secara Serentak
Selama ini, reformasi birokrasi kerap dimaknai sebatas perbaikan sistem, penguatan tata kelola, peningkatan profesionalisme, serta percepatan pelayanan publik. Padahal, reformasi juga harus menyentuh aspek nilai, seperti tanggung jawab terhadap amanah, introspeksi, dan pengendalian diri.
Birokrat asal Bandung, Jawa Barat itu menambahkan, Ramadan mengajarkan empati sosial yang melahirkan kepedulian. Dalam konteks pelayanan publik, empati tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan indikator kinerja, tetapi juga kemampuan memahami kebutuhan masyarakat secara nyata.
Baca juga : Larang Keluarga Presiden Maju Pilpres, Diskriminatif
Agar reformasi birokrasi berdampak langsung bagi masyarakat, Rini menekankan tiga aspek penting, yakni kepemimpinan yang memberi teladan, budaya kerja kolaboratif, dan akuntabilitas.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.