BREAKING NEWS
 

Hadapi Arus Mudik Lebaran 2026

Polri Siapkan Rekayasa Lalin One Way Hingga Contraflow

Reporter : FAJAR EL PRADIANTO
Editor : WIDIA SAPUTRA
Selasa, 3 Maret 2026 06:55 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (kanan) bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno (kiri) memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Operasi Ketupat 2026 di Gedung PTIK, Jakarta Selatan, Senin (2/3/2026). Foto: Dok. Polri

 Sebelumnya 
Untuk mendukung pengamanan, Polri menyiapkan 2.746 posko di seluruh Indonesia. Posko tersebut terdiri atas 1.624 pos pengamanan, 779 pos pelayanan, dan 343 pos terpadu yang berfungsi sebagai pusat kendali operasi.

“Di dalamnya tersedia berbagai layanan bagi pemudik. Lalu pos pengamanan difokuskan sebagai pusat informasi dan pengaturan arus lalu lintas,” terangnya.

Pos pelayanan disiapkan sebagai tempat istirahat pengemudi yang mengalami kelelahan. Sedangkan pos terpadu menjadi pusat koordinasi lintas instansi.

Selain pengamanan jalur mudik, terdapat 185.608 objek yang menjadi fokus penjagaan. Objek tersebut meliputi tempat ibadah, lokasi wisata, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, stasiun kereta api, dan bandara.

Baca juga : Kejagung Sita Rumah, Mobil, Hingga Pabrik Kelapa Sawit

Rekayasa lalu lintas diterapkan secara situasional berdasarkan kondisi di lapangan. Skema yang disiapkan meliputi one way pada ruas Tol Jakarta-Cikampek hingga Semarang-Solo, contraflow di titik rawan, pengaturan kapasitas rest area, delaying system di penyeberangan, serta pembatasan kendaraan angkutan barang sumbu tiga atau lebih.

Dalam struktur operasi, pengendalian teknis dilakukan secara terpusat agar keputusan diskresi dapat diambil cepat saat terjadi lonjakan arus.

Sigit menegaskan, koordinasi antarlembaga menjadi kunci keberhasilan pengamanan.

“Seluruh jajaran harus bekerja maksimal demi pelayanan terbaik,” ujar Sigit.

Baca juga : PKB Ambisi Hijaukan Yogyakarta Di Pemilu

Di tempat yang sama, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno memproyeksikan, ada 143,9 juta pergerakan masyarakat pada Idulfitri 1447 H/2026. Dia pun menekankan keselamatan jiwa menjadi prioritas utama.

Pratikno mengatakan, Pemerintah mengatur rentang libur lebih panjang, penyesuaian libur sekolah, dan flexible working arrangement bagi ASN untuk mengurai kepadatan. Pemerintah juga mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi di sejumlah wilayah, termasuk Sumatra, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, Bali, hingga Papua.

Pratikno meminta pengamanan jalur vital diperkuat dan perhatian khusus diberikan kepada pengendara motor serta kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil, dan lansia.

Dia menegaskan, sinergi lintas sektor dan keputusan berbasis data menjadi kunci kelancaran mudik tahun ini.

Baca juga : Pertamina Kawal Pasokan BBM Domestik Terkendali

“Kita harus berusaha keras menjaga keamanan dan keselamatan. Seluruh langkah ini adalah komitmen bersama agar layanan mudik berjalan aman, nyaman, dan lancar,” tegas Pratikno. JAR

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 5, edisi Selasa, 3 Maret 2026 dengan judul "Hadapi Arus Mudik Lebaran 2026, Polri Siapkan Rekayasa Lalin One Way Hingga Contraflow"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense