BREAKING NEWS
 

Kementerian Ekraf Fasilitasi Video Klip Musisi Jateng

Reporter : FAJAR EL PRADIANTO
Editor : ADITYA NUGROHO
Jumat, 20 Maret 2026 09:16 WIB
Foto: Ekraf

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Ekonomi Kreatif memfasilitasi produksi video klip dua musisi asal Jawa Tengah melalui program AKTIF (Akselerasi Kreatif) Musik guna memperkuat ekosistem musik lokal dan mendorong talenta daerah ke tingkat nasional hingga global.

Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekraf Teuku Riefky Harsya mengatakan program AKTIF Musik tidak hanya berfokus pada produksi karya, tetapi juga pendampingan kreatif bagi musisi daerah.

“Melalui AKTIF Musik, kami ingin hadir langsung mendampingi musisi daerah, tidak hanya dalam proses produksi, tetapi juga dalam membangun cerita dan kualitas karya yang bisa terhubung dengan publik,” ujar Riefky dalam keterangan resmi, Kamis (19/3/2026).

Baca juga : Kemenperin Perkuat Basis Data Industri Nasional Lewat SIINas

Program tersebut dilaksanakan di Surakarta pada 9–11 Maret 2026 dengan melibatkan dua musisi, yakni Alrosta Group dan Man Osman.

Adsense

Man Osman memproduksi video musik berjudul “Sisa Senja di Matamu” yang dijadwalkan rilis pada 18 Maret 2026. Lagu bergenre pop tersebut mengangkat tema perjalanan sebagai simbol pulang, dengan latar pengambilan gambar di Surakarta dan sekitarnya.

Sementara itu, Alrosta Group menggarap video musik “Sesulih” yang dijadwalkan rilis pada 21 Maret 2026. Lagu bergenre pop Jawa/koplo ini mengisahkan perjalanan cinta yang kandas dan pulih seiring waktu, dengan lokasi produksi di sejumlah wilayah Jawa Tengah seperti Surakarta, Tawangmangu, dan Karanganyar.

Baca juga : 2 Kapal Pertamina Berhasil Lolos Dari Zona Konflik Timteng

Kedua musisi tersebut menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah, yang tidak hanya mencakup pembiayaan produksi, tetapi juga penguatan konsep serta peningkatan kapasitas kelembagaan.

Program AKTIF Musik merupakan bagian dari strategi Kementerian Ekraf dalam meningkatkan nilai tambah ekonomi subsektor musik, sekaligus membuka peluang distribusi dan komersialisasi karya kreatif.

Selain itu, program ini juga melibatkan kolaborasi lintas pelaku industri, termasuk fasilitasi kontrak hak cipta dan hak terkait, promosi, serta monitoring dan evaluasi yang turut melibatkan Kantor Staf Presiden.

Baca juga : Menteri Ekraf Dukung Layar Digi Bangun Mini Bioskop Di Minimarket

Melalui program ini, pemerintah berharap ekosistem industri musik di daerah dapat berkembang secara berkelanjutan dan menjadi salah satu motor pertumbuhan ekonomi nasional berbasis kreativitas.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense