Sebelumnya
Meski begitu, kebijakan WFH untuk ASN pada hari Jumat ini dikecualikan bagi sektor layanan publik seperti kesehatan, keamanan, kebersihan, serta sektor strategis seperti industri atau produksi, energi, air, bahan pokok, makanan dan minuman, perdagangan, transportasi, logistik dan keuangan.
Dijelaskan, kebijakan WFH ini akan dievaluasi setelah dua bulan pelaksanaan, terhitung mulai April. Hasil evaluasi tersebut nantinya akan disampaikan kepada publik.
Baca juga : Geledah Rumah Wakil Ketua DPRD Jabar, KPK Sita Uang Ratusan Juta
“Pemerintah mengimbau masyarakat mendukung kebijakan ini melalui penerapan gaya hidup hemat energi, penggunaan transportasi publik, serta menjaga produktivitas ekonomi,” ujarnya.
Senada, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini menegaskan, pada intinya penerapan WFH lebih menekankan transformasi kerja ASN dalam tata kelola pemerintahan.
Baca juga : Tingkatkan Ekonomi Bangsa, Gerindra Dorong Digitalisasi Desa
“Karena sekarang penilaian itu bukan kepada kehadiran fisik, tetapi lebih kepada bagaimana kinerja setiap individu itu dilakukan,” ujarnya.
Diketahui, pada Selasa (31/3/2026), Pemerintah melalui Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan bahwa ASN dapat menjalani WFH sehari dalam sepekan.
Baca juga : Transaksi Menjadi Lebih Cepat, Mudah Dan Murah
Pemerintah meminta kebijakan tersebut tidak mengganggu kinerja. Setiap instansi diminta merancang sistem agar pelaksanaan WFH tetap berjalan normal. SSL
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 5, edisi Sabtu, 4 April 2026 dengan judul "ASN Diminta Tetap Produktif Mentrans: WFH Itu Bukan Berarti Libur"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.