Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Digitalisasi dinilai menjadi solusi strategis untuk meningkatkan daya saing produk lokal, sekaligus memperluas akses pasar. Terutama, untuk pemasaran hasil-hasil masyarakat desa.
Politikus Partai Gerindra, Novita Wijayanti menegaskan, mendorong kemajuan desa perlu diwujudkan dengan program yang konkret. Salah satunya, kata dia, melalui pemanfaatan teknologi digital.
"Potensi desa itu sangat besar, mulai dari sektor pertanian, kerajinan, hingga kuliner. Namun, keterbatasan akses pemasaran masih menjadi kendala utama," kata Novita di Jakarta, Jumat (3/4/2026).
Anggota Komisi V DPR ini mengajak Pemerintah untuk memulai memanfaatkan platform digital sebagai sarana promosi yang efektif dan efisien. Dia mengatakan, digitalisasi adalah kunci untuk kemajuan desa.
Baca juga : Transaksi Menjadi Lebih Cepat, Mudah Dan Murah
"Desa tidak boleh tertinggal. Dengan memanfaatkan teknologi, produk lokal bisa dikenal lebih luas, bahkan hingga pasar nasional dan internasional,” ujarnya.
Novita mendukung langkah Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi dalam mendorong transformasi digital di tingkat desa. Kata dia, kolaborasi antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Desa sangat penting agar program digitalisasi berjalan optimal.
"Pemanfaatan media sosial, marketplace, serta website desa harus terus didorong agar pelaku usaha lokal mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman," ujarnya.
Novita mengatakan, selain infrastruktur, peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan dan pendampingan menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan digitalisasi desa. Dia berharap, digitalisasi mampu mendorong desa tidak hanya sebagai pusat produksi, tetapi juga menjadi kekuatan ekonomi baru yang mandiri dan berkelanjutan.
Baca juga : Siap Gelar Musyawarah Daerah, Partai Demokrat Sulsel Menunggu Arahan DPP
"Dengan begitu, desa diharapkan menjadi jembatan bagi produk lokal untuk naik kelas dan menembus pasar nasional hingga internasional," ujarnya.
Sebelumnya, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto mendorong Pemerintah Desa memaksimalkan pemanfaatan teknologi digital untuk mempromosikan produk lokal. Dia mengatakan, kebijakan tersebut dinilai krusial agar produk desa mampu bersaing di pasar nasional hingga internasional.
“Saya juga sering sampaikan bahwa digitalisasi itu penting. Misalnya, melalui media sosial. Jadi orang luar daerah, bahkan luar negeri, bisa tahu kalau produk atau karya kita menarik,” kata Yandri di Jakarta, Rabu (1/4/2026).
Menurut Yandri, konten digital yang kreatif akan secara otomatis meningkatkan kepercayaan publik sekaligus memperkuat pengenalan merek (brand awareness), meskipun usaha tersebut masih berskala kecil.
Baca juga : Mind ID Tunjukkan Pengelolaan Tambang Bertanggung Jawab
Menteri asal Bengkulu Selatan itu juga menekankan pentingnya sinergi antara Pemerintah pusat dan daerah. “Kolaborasi menjadi kunci percepatan proyek strategis, pemenuhan sarana dan prasarana, serta pencapaian target ekonomi daerah,” terang Yandri.
Menteri Yandri mengatakan, melalui koordinasi langsung, kepala daerah diharapkan mampu memperjuangkan kebutuhan wilayahnya agar mendapat prioritas dukungan, baik dari sisi pendanaan maupun bantuan teknis kementerian terkait.
“Dalam membangun sarana dan prasarana, yang paling penting adalah pemasarannya,” ungkap mantan Wakil Ketua MPR ini. [BSH]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya