BREAKING NEWS
 

Menperin Pastikan Stok Plastik Aman Di Tengah Gejolak Global

Reporter & Editor :
ADITYA NUGROHO
Rabu, 8 April 2026 12:18 WIB
Foto: Kemenperin

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita memastikan ketersediaan bahan baku dan produk plastik nasional tetap aman di tengah dinamika geopolitik global yang berdampak pada rantai pasok industri petrokimia.

Menperin menyampaikan, eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah memang memberi tekanan terhadap pasokan nafta sebagai bahan baku utama industri plastik.

“Gangguan pada jalur distribusi dan produksi global, khususnya yang bergantung pada nafta, berpengaruh pada struktur biaya di tingkat hulu industri petrokimia,” ujar Agus dalam keterangannya, Rabu (8/4/2026).

Meski demikian, pemerintah bersama pelaku industri telah menyiapkan sejumlah langkah strategis guna menjaga keberlangsungan produksi nasional.

Baca juga : Menteri ESDM Tinjau Penertiban Tambang Ilegal Di Murung Raya

Menurut Agus, salah satu upaya yang dilakukan adalah diversifikasi sumber bahan baku dengan menjajaki pasokan nafta dari negara di luar kawasan Timur Tengah.

“Industri saat ini активно mencari sumber alternatif untuk mengurangi ketergantungan pada satu wilayah,” katanya.

Selain itu, optimalisasi penggunaan liquefied petroleum gas (LPG) juga dilakukan sebagai bahan baku penyangga untuk menutup kekurangan pasokan nafta.

Adsense

Pemerintah juga mendorong pemanfaatan plastik daur ulang berkualitas tinggi sebagai substitusi, guna menjaga stabilitas pasokan di pasar domestik.

Baca juga : PRESISI Ingatkan Pentingnya Narasi Sejuk di Tengah Dinamika Global

Terkait isu keterbatasan stok yang disebut hanya cukup hingga Mei 2026, Agus menegaskan kondisi industri masih dalam fase ekspansi.

“Berdasarkan data Indeks Kepercayaan Industri (IKI), subsektor industri kemasan pada Maret 2026 masih menunjukkan ekspansi sangat tinggi. Artinya, stok produk plastik masih mencukupi karena kinerja industrinya kuat,” ujarnya.

Kendati terjadi penyesuaian harga akibat kenaikan biaya bahan baku global, Agus memastikan ketersediaan produk plastik tetap terjaga.

“Memang ada koreksi harga di tingkat produksi, namun masyarakat dan industri hilir tidak perlu panik. Produk plastik dipastikan tetap tersedia di pasar,” tegasnya.

Baca juga : DPR Dukung Negara Tetap Berpihak Ke Rakyat Di Tengah Tekanan Global

Pemerintah, lanjut Agus, berkomitmen mencegah kekosongan stok dengan mengoptimalkan berbagai jalur pasokan alternatif.

Untuk memperkuat ketahanan industri, Kementerian Perindustrian juga terus meningkatkan sinergi dengan pelaku usaha manufaktur.

“Koordinasi dengan para pengusaha terus kami perkuat untuk memitigasi dampak pelemahan rantai pasok global, sehingga industri nasional tetap resilien dan mampu memenuhi kebutuhan domestik maupun ekspor,” kata Agus.

Dengan langkah tersebut, pemerintah optimistis industri plastik nasional tetap terjaga di tengah tekanan global serta mampu menjaga stabilitas pasokan dan harga di dalam negeri.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense