RM.id Rakyat Merdeka - Kedeputian IV Kantor Staf Presiden (KSP) melakukan verifikasi lapangan terhadap pembangunan Sekolah Rakyat permanen di Daerah Istimewa Yogyakarta dan Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Senin (13/4/2026).
Hasil peninjauan menunjukkan progres pembangunan di kedua lokasi berjalan cukup baik, meskipun masih terdapat sejumlah kendala teknis yang perlu segera diselesaikan.
Tenaga Ahli Utama KSP, Armindo Dos Santos Soares menyampaikan secara umum pekerjaan menunjukkan tren positif. Terlebih, didukung optimisme dari seluruh pihak yang terlibat di lapangan.
Baca juga : Berkat Sekolah Rakyat, Raisa Kini Makan 3x Sehari, Punya Kasur hingga Tumbler
“KSP melihat progres pekerjaan di kedua lokasi berjalan dengan baik, terlepas dari kendala teknis yang ada. Baik dari pihak Kementerian Pekerjaan Umum maupun penyedia jasa optimistis terhadap capaian yang ada, terlihat dari realisasi progres di lapangan yang relatif tinggi dibandingkan beberapa lokasi lainnya,” kata Armindo.
Berdasarkan hasil verifikasi, progres pembangunan Sekolah Rakyat di Yogyakarta telah mencapai 32,43 persen. Sementara di Kabupaten Pati sebesar 28,71 persen. Di lokasi Yogyakarta yang berada di Kelurahan Gulurejo, Kecamatan Lendah, Kabupaten Kulon Progo, proyek senilai Rp 214,99 miliar tersebut telah memasuki tahap konstruksi struktur, serta pengembangan kawasan di berbagai zona bangunan.
KSP mencatat sejumlah capaian positif. Di antaranya ketersediaan alat dan material yang memadai, pelaksanaan pekerjaan konstruksi secara paralel di berbagai zona, serta peningkatan produktivitas tenaga kerja melalui penambahan personel dan penyesuaian manajemen lapangan.
Baca juga : Prabowo Minta Program Waste To Energy Dikebut
Meski demikian, KSP menekankan pentingnya percepatan pekerjaan untuk mengejar deviasi progres yang masih terjadi. Seluruh proyek ditargetkan rampung pada 20 Juni 2026 agar fasilitas Sekolah Rakyat dapat mulai dimanfaatkan pada awal Juli 2026, bertepatan dengan dimulainya Tahun Ajaran Baru 2026/2027.
Sebagai bagian dari mandat Peraturan Presiden Nomor 17 Tahun 2026, KSP menegaskan komitmennya untuk terus mengawal pembangunan hingga tahap penyelesaian.
“KSP akan terus mendampingi proses ini dan memastikan target penyelesaian sesuai rencana. Kami akan menjalankan fungsi debottlenecking terhadap berbagai permasalahan, baik teknis maupun nonteknis, serta memperkuat komunikasi dan koordinasi dengan seluruh pihak terkait guna mempercepat penyelesaian hambatan,” ungkap Armindo.
Baca juga : KSP: Pembangunan Ratusan Sekolah Rakyat Ditargetkan Rampung Juni 2026
Selain itu, KSP juga mendorong penguatan pengawasan di lapangan agar percepatan pekerjaan tetap menjaga kualitas konstruksi sesuai standar teknis yang berlaku.
KSP menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pekerjaan Umum, khususnya Direktorat Jenderal Prasarana Strategis, atas dukungan dalam pembangunan Sekolah Rakyat permanen.
“KSP mengapresiasi kerja keras Kementerian Pekerjaan Umum dalam merealisasikan proyek ini. Terima kasih kepada Dirjen Prasarana Strategis yang telah mendampingi dalam pengawalan program Sekolah Rakyat,” pungkas Armindo.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.