Dark/Light Mode

Pemprov DKI Perluas Program Sekolah Swasta Gratis, 103 Sekolah Mulai Juli 2026

Kamis, 26 Februari 2026 22:02 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) DKI Jakarta, Nahdiana. (Foto: Zahra/RM)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) DKI Jakarta, Nahdiana. (Foto: Zahra/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan menambah sebanyak 63 sekolah ke dalam daftar sekolah swasta gratis di Ibu Kota pada tahun 2026. 

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) DKI Jakarta, Nahdiana, menyampaikan bahwa penambahan ini merupakan kelanjutan dari program sekolah swasta gratis yang sebelumnya telah berjalan. 

“63 (sekolah) Kita akan tambah, sekarang ini kan 2026 jadi 103 jumlahnya. Kan yang 40 (sekolah) yang awal," ujar Nahdiana di Kantor Dinas Pendidikan, Jakarta Selatan, Kamis (26/2/2026). 

Program sekolah swasta gratis sebelumnya telah dimulai dengan 40 sekolah pada tahun 2025. Program tersebut berjalan mengikuti kalender tahun ajaran pendidikan nasional yang dimulai pada bulan Juli dan berakhir pada bulan Juni tahun berikutnya. 

“Kalau yang 40 itu sudah tahun 2025. Kan tahun pelajaran itu dimulainya Juli, jadi akan berakhir di Juni nanti," katanya. 

Ia menambahkan bahwa total 103 sekolah swasta gratis akan resmi berjalan pada tahun ajaran baru mendatang. 

“Mulai lagi Juli 2026. Jadi 103 ini akan mulai di Juli 2026,” ujarnya.

Sekretaris Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Taga Radja Gah menjelaskan kuota murid baru tahun ini sebanyak 4.932 dengan 142 rombongan belajar (rombel) atau siswa atau peserta didik yang terdaftar dalam satu kelas di 40 sekolah itu sebagai uji coba program sekolah swasta gratis tahun ajaran 2025/2026.

“Iya (siswa lama juga) masuk program, semua dibiayai. Tapi untuk tahun ini ada 4.932 kursi sekolah swasta gratis yang disiapkan. Jadi, kami hanya menerima kuota 4.932 kursi itu,” kata Taga. 

Adapun jumlah total keseluruhan siswa yang menjadi peserta dalam program sekolah swasta gratis di 40 daftar sekolah terpilih antara lain:

Jenjang SD

1. SD Bhakti Luhur, Petogogan, Jakarta Selatan dengan jumlah rombel tujuh dan maksimal 224 peserta didik.

2. SDS Bina Pusaka, Koja, Jakarta Utara, 10 rombel dan maksimal 320 peserta didik.

*Jenjang SMP*

Baca juga : Bea Cukai Sikat 249 Juta Batang Rokok Ilegal Januari 2026

1. SMP Muhammadiyah 32, Keagungan, Jakarta Barat dengan jumlah rombel sebanyak lima dan maksimal 180 peserta didik.

2. SMP Al Inayah, Kedoya Utara, Jakarta Barat, enam rombel dan maksimal 288 peserta didik.

3. SMP Triwibawa, Gunung Sahari Utara, Jakarta Pusat, lima rombel dan maksimal 180 peserta didik.

4. SMP Trisula Perwari 2, Paseban, Jakarta Pusat, delapan rombel dan maksimal 288 peserta didik.

5. SMP Trisula Perwari I Jakarta, Pasar Manggis, Jakarta Selatan, empat rombel dan maksimal 144 peserta didik.

6. SMP Yaspia, Rawa Terate, Jakarta Timur, enam rombel dan maksimal 216 peserta didik.

7. SMP Sejahtera, Pademangan Barat, Jakarta Utara, tujuh rombel dan maksimal 252 peserta didik.

8. SMP Darul Maarif, Semper Timur, Jakarta Utara, 15 rombel dan maksimal 540 peserta didik.

9. SMP Al Hasanah, Sukabumi Utara, Jakarta Barat, tujuh rombel dan maksimal 252 peserta didik.

10. SMP Yakpi I DKI Jaya, Pademangan Barat, Jakarta Utara, 13 rombel dan maksimal 468 peserta didik.

Jenjang SMA

1. SMA Lamaholot, Rawa Buaya, Jakarta Barat, tiga rombel dan maksimal 108 peserta didik.

2. SMAS Budi Murni 2, Kedoya Selatan, Jakarta Barat, delapan rombel dan maksimal 288 peserta didik.

3. SMAS At Taqwa Jakarta, Gunung Sahari Utara, Jakarta Pusat, lima rombel dan maksimal 180 peserta didik.

Baca juga : MLSC Jakarta 2026, Pemprov DKI Komit Perkuat Pengembangan Sepak Bola Putri

4. SMAS Taman Madya I Jakarta, Serdang, Jakarta Pusat, 19 rombel dan maksimal 684 peserta didik.

5. SMA Plus Khadijah Islamic School, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, tiga rombel dan maksimal 108 peserta didik.

6. SMAS Muhammadiyah 12 Jakarta, Kayu Manis, Jakarta Timur, delapan rombel dan maksimal 288 peserta didik.

7. SMA Teladan 1 Jakarta, Susukan, Jakarta Timur, lima rombel dan maksimal 180 peserta didik.

8. SMAS Gita Kirti 2, Sunter Jaya, Jakarta Utara, empat rombel dan maksimal 144 peserta didik.

9. SMAS Al Khairiyah Jakarta, Lagoa, Jakarta Utara, sembilan rombel dan maksimal 324 peserta didik.

10. SMAS Wijaya Kusuma, Rambutan, Jakarta Timur, 13 rombel dan maksimal 468 peserta didik.

Jenjang SMK

1. SMKS Citra Utama, Tegal Alur, Jakarta Barat, 17 rombel dan maksimal 612 peserta didik.

2. SMKS Maarif Jakarta, Grogol, Jakarta Barat, 17 rombel dan maksimal 612 peserta didik.

3. SMKS At Taqwa Jakarta, Gunung Sahari Utara, Jakarta Pusat, enam rombel dan maksimal 216 peserta didik.

4. SMKS Taman Siswa 2, Kemayoran, Jakarta Pusat, 31 rombel dan maksimal 1.116 peserta didik.

5. SMKS PGRI 15 Jakarta, Petukangan Utara, Jakarta Selatan, 31 rombel dan maksimal 1.116 peserta didik.

6. SMKS Cyber Media, Pancoran, Jakarta Selatan, 28 rombel dan maksimal 1.008 peserta didik.

Baca juga : Pemprov DKI Perkuat BUMD Pangan Jelang Imlek Hingga Idul Fitri

7. SMK Gapura Merah Putih, Ciganjur, Jakarta Selatan, tiga rombel dan maksimal 108 peserta didik.

8. SMKS Cipta Karya Jakarta, Kayu Manis, Jakarta Timur, tujuh rombel dan maksimal 252 peserta didik.

9. SMK Bina Nusa Mandiri, Ciracas, Jakarta Timur, 21 rombel dan maksimal 756 peserta didik.

10. SMKS Fajar Indah, Pademangan Barat, Jakarta Utara, empat rombel dan maksimal 144 peserta didik.

11. SMKS Sari Putra, Semper Barat, Jakarta Utara, enam rombel dan maksimal 216 peserta didik.

12. SMKS YP IPPI Petojo, Petojo Utara, Jakarta Pusat, 25 rombel dan maksimal 900 peserta didik.

13. SMK Katolik Saint Joseph, Kenari, Jakarta Pusat, enam rombel dan maksimal 216 peserta didik.

14. SMK Jagakarsa, Jagakarsa, Jakarta Selatan, 16 rombel dan maksimal 576 peserta didik.

15. SMKS YPK-Kesatuan, Manggarai, Jakarta Selatan, 12 rombel dan maksimal 432 peserta didik.

16. SMKS Laboratorium Jakarta, Pondok Kopi, Jakarta Timur, sembilan rombel dan maksimal 324 peserta didik.

Jenjang Sekolah Luar Biasa

1. SLB B-C Alfiany, Cengkareng Barat, Jakarta Barat, 15 rombel dan maksimal 99 peserta didik.

2. SLB BC Abdi Pratama, Munjul, Jakarta Timur, 12 rombel dan maksimal 78 peserta didik.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.