BREAKING NEWS
 

22 April, Kloter Perdana Haji Tiba di Madinah dengan Fast Track

Reporter & Editor :
MUHAMMAD RUSMADI
Senin, 20 April 2026 12:45 WIB
Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri/Wakil Ketua II PPIH Arab Saudi, Budi Agung Nugroho. [Foto: Kemenhaj]

RM.id  Rakyat Merdeka - Tahap akhir persiapan penyambutan jemaah haji Indonesia di Tanah Suci telah dirampungkan. Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi memastikan seluruh layanan siap menyambut kedatangan kelompok terbang (kloter) pertama yang dijadwalkan tiba di Madinah pada 22 April 2026.

Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri yang juga Wakil Ketua II PPIH Arab Saudi, Budi Agung Nugroho, menegaskan kesiapan layanan meliputi aspek utama seperti akomodasi, konsumsi, dan transportasi. Sebanyak 682 petugas PPIH dari Jakarta telah disiagakan di Daerah Kerja (Daker) Madinah dan bandara guna menjamin kelancaran proses kedatangan hingga mobilisasi jemaah.

Dia menjelaskan, Embarkasi Jakarta-Pondok Gede (JKG) kembali menerapkan skema fast track tahun ini, sehingga proses keimigrasian di bandara dapat berlangsung lebih efisien. Kloter pertama dijadwalkan mendarat di Bandara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdulaziz Madinah (AMAA) pada pukul 06.50 Waktu Arab Saudi (WAS).

Baca juga : Lestari Moerdijat: Guru Perempuan Tentukan Arah Pembangunan Bangsa

"Dengan fast track, proses penyambutan di bandara berlangsung singkat. Seremoni penyambutan resmi akan dilakukan saat jemaah tiba di hotel di Madinah," ujar Budi di Kantor Daker Madinah, Minggu (19/4/2026).

Adsense

Dia menambahkan, Duta Besar RI untuk Arab Saudi bersama Konsul Jenderal RI direncanakan hadir dalam penyambutan perdana tersebut. Pengaturan arus pergerakan jemaah dari bandara menuju bus juga mendapat perhatian khusus melalui koordinasi dengan pihak syarikah, guna memastikan alur berjalan tertib dan terorganisasi.

"Pergerakan diatur berdasarkan regu dan rombongan agar sejak dari bandara hingga penempatan kamar hotel tetap dalam satu kelompok. Ini penting untuk menjaga ketertiban," jelasnya.

Baca juga : Jelang Kedatangan Jemaah Haji 2026, PPIH Matangkan Strategi

Untuk penanganan bagasi, telah disiapkan layanan khusus agar barang bawaan jemaah dapat sampai dengan aman di hotel. Selama berada di Madinah, jemaah akan menjalani ibadah Arbain selama 8–9 hari.

Kemenhaj juga memastikan layanan konsumsi terpenuhi dengan total maksimal 27 kali makan selama masa tinggal tersebut.

"Selanjutnya, jemaah akan diberangkatkan ke Makkah untuk mengikuti rangkaian puncak ibadah haji," tutup Budi. (*)

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense