BREAKING NEWS
 

Pelamar Manajer Kopdes Tembus 639 Ribu

Zulhas Pastikan Seleksi Transparan Dan Objektif

Reporter : KINTAN PANDU JATI
Editor : BAMBANG TRISMAWAN
Rabu, 6 Mei 2026 07:00 WIB
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan. Foto: Dok. kemenkopangan

RM.id  Rakyat Merdeka - Antusiasme masyarakat menjadi manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sangat tinggi. Tercatat 639.732 orang mendaftar hingga penutupan pada 25 April 2026. Seleksi kini memasuki tahap tes kompetensi yang digelar secara nasional.

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan yang juga Pengarah Panitia Seleksi nasional Zulkifli Hasan menegaskan, proses seleksi dipastikan berjalan transparan dan objektif, serta diawasi ketat.

“Panitia Seleksi nasional akan mengawal ketat pelaksanaan pengadaan SDM KDKMP dan KNMP dengan menjamin proses berjalan objektif, transparan, akuntabel, serta bebas dari korupsi, kolusi, dan nepotisme,” kata Zulhas sapaan Zulkifli Hasan dalam konferensi pers di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Senin (4/5/2026).

Zulhas menyebut, jumlah formasi yang tersedia sebanyak 35.476 posisi. Terdiri dari 30.000 manajer KDKMP dan 5.476 pegawai KNMP.

Dari total 639.732 pelamar, sebanyak 483.648 orang telah lolos seleksi administrasi dan berhak mengikuti tahap berikutnya.

Baca juga : Dirjen Imigrasi: Tunduk Aturan Atau Segera Keluar!

Saat ini, proses seleksi telah memasuki tahap Tes Kompetensi yang berlangsung pada 3-12 Mei 2026. Ujian dilaksanakan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) di 72 titik lokasi di seluruh Indonesia.

Zulhas menilai, seleksi ini menjadi salah satu investasi terbesar negara dalam pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di desa. Dia melihat, program ini membuka peluang bagi generasi muda untuk berperan dalam membangun ekonomi desa.

“Generasi muda diberi kesempatan membangun desa, menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi, serta memotong rantai distribusi,” ujarnya.

Dia juga mengingatkan peserta agar waspada terhadap penipuan yang menjanjikan kelulusan. Zulhas menegaskan seluruh proses seleksi tidak dipungut biaya dan tidak ada jalur khusus.

Adsense

“Tidak ada pihak yang dapat menjamin kelulusan,” tegasnya.

Baca juga : Pacu KUR, Pemerintah Dongkrak Peran UMKM

Setelah tes kompetensi, peserta akan mengikuti seleksi lanjutan berupa tes mental ideologi dan pemeriksaan kesehatan pada akhir Mei 2026. Hasil akhir seleksi dijadwalkan diumumkan pada 7 Juli 2026.

Peserta yang lolos tidak langsung bertugas, melainkan akan mengikuti pelatihan dasar kemiliteran sebagai Komponen Cadangan serta pelatihan manajerial sesuai bidangnya.

Pemerintah menargetkan seluruh proses berjalan tepat waktu agar segera memberikan dampak bagi masyarakat desa dan pesisir.

Setelah lolos, kata Zulhas, peserta akan diangkat sebagai pegawai kontrak atau Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) di bawah PT Agrinas Pangan Nusantara. Gaji akan dibayarkan melalui perusahaan tersebut, dengan skema pendanaan yang tengah disiapkan Pemerintah.

Para manajer akan menjalani masa kontrak selama dua tahun sebelum beralih menjadi pengelola koperasi. Selama masa awal tersebut, mereka berada di bawah pembinaan Agrinas.

Baca juga : Bersiap Hadapi Tahun Politik, Golkar Jatim Tingkatkan Kapasitas Anggota Dewan

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB) Rini Widyantini menegaskan, skema penggajian mengikuti sistem Badan Usaha Milik Negara (BUMN), bukan CPNS atau Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

“Karena ini pegawai BUMN, maka mengikuti skema BUMN. Ini bukan seleksi CPNS atau PPPK,” jelasnya.

Wakil Kepala Badan Pengurusan BUMN Tedi Bharata menambahkan, kinerja para manajer akan dievaluasi setelah dua tahun masa kerja. Dia menekankan pentingnya kemampuan kewirausahaan bagi para kandidat.

“Mereka akan dididik terlebih dahulu, kemudian menjadi manajer koperasi yang mampu memanfaatkan pengalaman dan peluang yang ada,” kata Tedi. KPJ

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 4, edisi Rabu, 6 Mei 2026 dengan judul "Pelamar Manajer Kopdes Tembus 639 Ribu Zulhas Pastikan Seleksi Transparan Dan Objektif"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense