RM.id Rakyat Merdeka - Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan Taufanto bangga dengan kualitas peserta Presidential Future Leadership Program (PFLP) Batch 1 Tahun 2026. Sebab, rata-rata peserta program itu memiliki Intelligence Quotient (IQ) di atas 120.
Hal itu disampaikan Donny usai membuka PFLP Batch 1 di Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan, dan Latihan (Kodiklat) TNI, Buaran, Serpong, Tangerang Selatan, Rabu (20/5/2026).
“Ini merupakan aset yang sangat bagus. IQ mereka rata-rata di atas 120. Kecerdasannya sangat luar biasa,” ujar Donny kepada awak media.
Menurut Donny, peserta PFLP dipersiapkan menjadi sumber daya manusia unggul untuk memperkuat tata kelola pemerintahan dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di masa depan.
Baca juga : Wapres Gibran Bagi-bagi Sepeda Ke Santri Di Haul Mbah Wahab
Ia mengatakan Presiden menginginkan birokrasi dan BUMN diisi SDM yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter kuat dan jiwa kepemimpinan.
“Yang diharapkan Bapak Presiden adalah best heart and best mind. Jadi bukan cuma pintar, tetapi juga punya hati yang baik, nasionalisme, disiplin, dan daya juang,” katanya.
Program PFLP Batch 1 diikuti 400 peserta terbaik hasil seleksi ketat dari ratusan pegawai baru BUMN yang direkrut pada 2025 dan 2026.
Donny menjelaskan peserta sebelumnya telah melewati berbagai tahapan seleksi. Mulai dari tes kompetensi dasar, psikologi, tes IQ, wawancara, pemeriksaan kesehatan, hingga seleksi tingkat pusat.
Baca juga : Andritany Siap Bawa Persija Jaga Asa Di Papan Atas
Selama sembilan bulan, peserta akan menjalani pendidikan dan pelatihan dalam tiga tahap. Tiga bulan pertama dilaksanakan di Kodiklat TNI dengan fokus pembentukan karakter dan bela negara.
Selanjutnya, empat bulan berikutnya peserta mendapat pembekalan managerial skill, decision making, analytical process, hingga cyber and security di Danantara Corporate University.
Adapun dua bulan terakhir diisi program magang di kementerian, lembaga, maupun BUMN.
Donny menegaskan pendidikan dasar militer yang diberikan dalam program itu bukan untuk mencetak prajurit, melainkan membangun karakter kepemimpinan peserta.
Baca juga : Kemala Run 2026 Siap Digelar, Peserta Lokal hingga Mancanegara Antusias
“Mereka tidak dididik menjadi militer. Ini pembinaan karakter. Ada filosofi kepemimpinan, loyalitas, disiplin, kebersamaan, dan tanggung jawab,” ujarnya.
Ia berharap para peserta nantinya menjadi calon pemimpin BUMN yang memiliki integritas, wawasan kebangsaan, serta kemampuan manajerial yang kuat.
“Harapan kami, investasi sumber daya manusia ini menjadi bekal bagi Indonesia di masa depan,” tutup Donny.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.