Dark/Light Mode

Wapres Gibran Bagi-bagi Sepeda Ke Santri Di Haul Mbah Wahab

Minggu, 10 Mei 2026 13:08 WIB
Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menyerahkan sepeda kepada santri saat menghadiri Haul ke-55 KH Abd Wahab Chasbullah di Ponpes Bahrul Ulum, Jombang, Minggu (10/5/2026). Dok. YT/Setwapres
Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menyerahkan sepeda kepada santri saat menghadiri Haul ke-55 KH Abd Wahab Chasbullah di Ponpes Bahrul Ulum, Jombang, Minggu (10/5/2026). Dok. YT/Setwapres

RM.id  Rakyat Merdeka - Wakil Presiden Gibran Rakabuming membagikan dua sepeda kepada santri saat menghadiri pengajian umum Haul ke-55 KH Abd Wahab Chasbullah di Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Minggu (10/5/2026).

Di tengah sambutannya, Gibran meminta panitia memilih satu santri laki-laki dan satu santri perempuan untuk menerima hadiah sepeda. Namun, sebelum hadiah diberikan, keduanya diminta menjawab pertanyaan sederhana.

“Apa yang membuat kamu bangga menjadi santri?” tanya Gibran, seperti disiarkan di YouTube resmi Setwapres. 

Santri laki-laki bernama Ahmad Alfir Ismail asal Magelang menjawab, dirinya bangga menjadi santri karena termotivasi memegang tiga nilai penting. Yakni, berakhlak, berilmu, dan berkiprah di masyarakat.

Menurut Ahmad, selama mondok di Pesantren Bahrul Ulum, dirinya diajarkan sopan santun dan tata krama oleh para masyayikh. Dia juga mendapat banyak ilmu pengetahuan yang kelak bisa diterapkan di tengah masyarakat.

Baca juga : Wapres Kecam Pelecehan Santriwati Di Pati, Minta Penanganan Tegas

Ahmad menyebut nilai berkiprah di masyarakat dicontohkan langsung oleh KH Abd Wahab Chasbullah sebagai pendiri dan penggerak Nahdlatul Ulama sekaligus pejuang kemerdekaan.

Jawaban Ahmad membuat Gibran tersenyum. Wapres bahkan melontarkan celetukan yang disambut tawa ribuan hadirin.

“Wah ini kayak debat capres ini,” ujar Gibran, disambut tawa hadirin.

Sementara itu, santri perempuan Indy Febrianti Valentina asal Jombang mengaku bangga menjadi santri karena selain mencari ilmu, dirinya juga dididik memiliki akhlak yang baik.

Menurut Indy, seorang santri harus mampu menerapkan ilmu yang diperoleh untuk memberi manfaat kepada masyarakat.

Baca juga : Marak Tawaran Haji Tanpa Antre, DPR Minta Publik Lebih Waspada

“Santri itu harus punya adab kepada guru dan setelah selesai belajar bisa menerapkan ilmunya di luar,” kata Indy.

Mendengar jawaban keduanya, Gibran menilai para santri merupakan calon pemimpin masa depan bangsa.

“Ini jawabannya bagus-bagus. Calon pemimpin semua ini. Jadi tenang saja Pak Kiai, generasi penerusnya luar biasa,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Gibran mengajak para santri meneladani sosok KH Abd Wahab Chasbullah yang dikenal sebagai tokoh penggerak, pejuang persatuan, dan pendiri Nahdlatul Ulama.

Menurut Gibran, Indonesia membutuhkan generasi muda yang berakhlak, cinta tanah air, berani berinovasi, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.

Baca juga : Dubes Australia Rod Brazier Nikmati Lari Santai Di Area Car Free Day

“Sekarang ada konflik geopolitik, perang dagang, perang tarif, disrupsi teknologi, sampai perubahan iklim. Santri harus mampu beradaptasi,” katanya.

Kehadiran Gibran di acara haul tersebut turut didampingi Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Ketua Majelis Pengasuh Pondok Pesantren Bahrul Ulum KH M Hasib Wahab Chasbullah, serta Bupati Jombang Warsubi.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.