RM.id Rakyat Merdeka - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Agus Suryonugroho menekankan pentingnya pendekatan humanis dan transformasi digital dalam pelaksanaan tugas fungsi lalu lintas, Jumat (22/5/2026).
Salah satu langkah yang terus diperkuat yakni pengawasan dan penegakan hukum berbasis Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE).
Kakorlantas Polri mengapresiasi jajaran Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas) Polda yang dinilai aktif membangun komunikasi dan kedekatan dengan masyarakat, termasuk pengemudi ojek online (ojol) serta berbagai komunitas pengguna jalan.
Baca juga : Kenang Keteladanan Buya Syafii, Wamen Fajar: Pendidikan Jangan Kehilangan Nurani
Menurutnya, pendekatan humanis menjadi bagian penting dalam menciptakan budaya tertib berlalu lintas.
“Saya terima kasih kepada rekan-rekan Dirlantas yang sudah mengelola itu. Jadi rangkul ojol, rangkul komunitas, ajak silaturahmi, dan bahkan ke depan nanti kita akan menciptakan Asosiasi Ojol Nusantara,” ujar Irjen Agus Suryonugroho.
Ia menilai, pengemudi ojol merupakan bagian penting dari masyarakat yang setiap hari berada di jalan raya dan dapat menjadi mitra strategis kepolisian dalam memberikan informasi maupun menjaga keamanan dan ketertiban lalu lintas.
Baca juga : Kakorlantas: Polantas Harus Dekat dan Bersahabat dengan Masyarakat
“Ini bagian daripada saudara kita yang selalu berada di jalan, yang bisa menginformasikan, yang bisa kita ajak diskusi. Alhamdulillah, saat saya turun ke lapangan, semuanya bangga karena kita rangkul,” katanya.
Lebih lanjut, Kakorlantas menegaskan bahwa pendekatan Polantas saat ini tidak lagi hanya berfokus pada penindakan atau tilang, tetapi juga mengedepankan edukasi, pendekatan hati, dan kedekatan dengan masyarakat.
Transformasi digital melalui ETLE juga menjadi langkah untuk mewujudkan penegakan hukum yang transparan, modern, dan berkeadilan.
Baca juga : Kakorlantas Tegaskan Transformasi Penegakan Hukum Lalu Lintas Transparan-Humanis
“Pendekatan kita bukan tilang lagi, bukan penegakan hukum semata, tapi pendekatan hati. Anda harus dekat dengan masyarakat, merangkul masyarakat. Ketika mereka dirangkul dan diajak silaturahmi, mereka malu untuk melakukan pelanggaran,” ungkap Kakorlantas Polri.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.