BREAKING NEWS
 

Mendikdasmen Lapor Presiden

Revitalisasi 71 Ribu Sekolah Bakal Serap 1,1 Juta Pekerja

Reporter : FAJAR EL PRADIANTO
Editor : BAMBANG TRISMAWAN
Sabtu, 13 Juni 2026 07:00 WIB
Presiden Prabowo Subianto menerima Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Muti pada Kamis, 11 Juni 2026, di Istana Merdeka, Jakarta. Foto: Dok. Setkab RI

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti melaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto bahwa Pemerintah akan merevitalisasi 71.744 sekolah pada 2026. Program yang mencakup seluruh jenjang pendidikan tersebut diperkirakan menyerap sekitar 1,1 juta tenaga kerja di berbagai daerah.

Laporan itu disampaikan Mu’ti saat bertemu Presiden di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (11/6/2026). Pertemuan membahas percepatan sejumlah program prioritas pendidikan. Termasuk revitalisasi sekolah dan pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi. Dalam pertemuan itu, hadir Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Usai pertemuan, Mu’ti memberikan keterangan pers kepada wartawan. Salah satu laporan utama yang disampaikan berkaitan dengan percepatan revitalisasi sekolah yang menjadi program unggulan Pemerintah.

Kata dia, Pemerintah telah mengalokasikan anggaran Rp 14 triliun untuk merevitalisasi 11.744 satuan pendidikan. Jumlah tersebut akan bertambah sekitar 60 ribu sekolah lainnya, sehingga total sekolah yang direvitalisasi tahun ini mencapai 71.744 satuan pendidikan di seluruh Indonesia.

Mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah itu menyatakan, program revitalisasi sekolah tahun 2025 telah rampung sepenuhnya. Sebanyak 16.167 satuan pendidikan berhasil diperbaiki melalui program tersebut.

Memasuki 2026, cakupan program diperluas. Pemerintah telah memperoleh persetujuan anggaran Rp 14 triliun dari DPR untuk merevitalisasi 11.744 satuan pendidikan. Jumlah itu akan bertambah setelah Pemerintah menyiapkan tambahan sekitar 60 ribu satuan pendidikan. Dengan demikian, total sekolah yang direvitalisasi tahun ini mencapai 71.744 satuan pendidikan di seluruh Indonesia.

Program tersebut mencakup seluruh jenjang pendidikan. Mulai dari taman kanak-kanak hingga sekolah lanjutan tingkat atas. Sasaran revitalisasi meliputi sekolah negeri maupun swasta.

Baca juga : DJKI Imbau Masyarakat Hindari Streaming Ilegal

“Tahun ini kami akan melakukan revitalisasi untuk 71.744 satuan pendidikan di seluruh Indonesia,” katanya.

Menurut Mu’ti, revitalisasi sekolah bukan hanya soal bangunan yang lebih layak. Program itu juga memberi dampak ekonomi melalui sistem pelaksanaan swakelola yang melibatkan masyarakat sekitar sekolah.

Pengerjaan dilakukan langsung oleh masing-masing satuan pendidikan. Skema tersebut membuka peluang kerja bagi warga di daerah selama proses pembangunan berlangsung.

“Kami memperkirakan akan ada penyerapan tenaga kerja sekitar 1,1 juta orang,” tuturnya.

Para pekerja diperkirakan terlibat selama tiga hingga delapan bulan. Karena itu, program revitalisasi dinilai mampu membantu perputaran ekonomi di daerah. Saat ini, pelaksanaan revitalisasi tahun anggaran 2026 juga sudah berjalan. Dari alokasi awal 11.744 sekolah, progres pengerjaan telah mencapai sekitar 70 persen.

Sejumlah sekolah bahkan ditargetkan selesai pada Agustus. Dengan begitu, fasilitas yang diperbaiki dapat segera digunakan siswa pada tahun ajaran baru 2026-2027.

Adsense

Mu’ti mengatakan, manfaat program paling terasa di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T). Dalam berbagai kunjungan kerja, dia menerima banyak masukan positif dari masyarakat.

Baca juga : Hadiri AFF 2026 Di Vietnam, Golkar Perkuat Posisi Indonesia Di ASEAN

“Mereka sangat berterima kasih karena sekian puluh tahun tidak ada revitalisasi sekolah,” ungkapnya.

Selain revitalisasi sekolah, Mu’ti juga melaporkan perkembangan program Sekolah Nasional Terintegrasi kepada Presiden. Program tersebut menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem pendidikan unggul yang lebih merata.

Berbeda dengan sekolah unggulan berasrama, Sekolah Nasional Terintegrasi dirancang sebagai sekolah unggulan nonasrama. Pemerintah menargetkan pembangunan 100 sekolah pada tahap awal.

Mu’ti menjelaskan, usulan lokasi telah datang dari berbagai daerah. Dari seluruh usulan yang masuk, sebanyak 36 lokasi telah melalui proses seleksi awal.

Tahun ini, lima sekolah akan dibuka di balai milik Kemendikdasmen. Satu sekolah berada di Ibu Kota Nusantara (IKN), sembilan sekolah lainnya dibangun di daerah yang lolos seleksi.

“Ini sekolah unggul yang tidak berasrama dan mulai dibangun tahun ini,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Mu’ti kembali menegaskan komitmen Pemerintah meningkatkan kesejahteraan guru. Kebijakan tersebut menjadi bagian dari perhatian Presiden terhadap dunia pendidikan.

Baca juga : Ahmad Luthfi Gandeng KPK Benahi Izin Pertambangan

Tunjangan guru non Aparatur Sipil Negara (ASN) naik dari Rp 1,5 juta menjadi Rp 2 juta. Sementara guru ASN menerima tunjangan sebesar gaji pokok.

Selain kenaikan nilai tunjangan, Pemerintah juga mengubah mekanisme penyaluran dana. Tunjangan dan gaji kini langsung ditransfer ke rekening guru setiap bulan.

“Nah ini yang membedakan dengan kebijakan sebelumnya dan memberi manfaat langsung,” jelasnya.

Terpisah, Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman mengatakan, sebanyak 71 ribu sekolah akan direvitalisasi tahun ini. Selain itu, sekitar 9.000 madrasah juga masuk program revitalisasi Pemerintah.

Dudung menyebut, anggaran program berasal dari efisiensi belanja negara dan sumber lain yang telah ditetapkan Pemerintah. Pelaksanaan program juga akan diawasi agar berjalan transparan. JAR

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 4, edisi Sabtu, 13 Juni 2026 dengan judul "Mendikdasmen Lapor Presiden Revitalisasi 71 Ribu Sekolah Bakal Serap 1,1 Juta Pekerja"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense