RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah melaporkan program SMA Unggul Garuda Transformasi berhasil meningkatkan jumlah siswa yang diterima di 100 perguruan tinggi terbaik dunia hingga 150 persen dalam kurun satu tahun.
Pelaksana Tugas Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Kurnia Ramadhana mengatakan capaian tersebut berasal dari 12 SMA dan MA yang ditetapkan sebagai pionir program SMA Unggul Garuda Transformasi pada 2025.
"Di 12 SMA Unggul Garuda Transformasi yang ditetapkan tahun 2025, persentase jumlah siswa yang diterima di top 100 universities naik mencapai 150 persen," kata Kurnia dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (24/6/2026).
Kedua belas sekolah tersebut tersebar di berbagai daerah, mulai dari Aceh hingga Papua Barat Daya. Beberapa di antaranya adalah MAN Insan Cendekia Gorontalo, SMA Pradita Dirgantara, SMAN 10 Fajar Harapan Banda Aceh, dan SMA Averos Sorong.
Baca juga : Erick Thohir Happy Garuda Kian Dekati 100 Dunia
Berdasarkan data Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), sebanyak 132 siswa Indonesia diterima di 100 universitas terbaik dunia pada 2025. Setelah program pembinaan dijalankan, jumlah tersebut meningkat menjadi 330 siswa pada 2026.
"Kini, jumlahnya naik menjadi 330 siswa pada tahun 2026 atau setahun setelah sekolah-sekolah ini dipilih dan dibina sebagai SMA Unggul Garuda Transformasi," ujar Kurnia.
Ia menjelaskan SMA Unggul Garuda Transformasi merupakan bagian dari ekosistem yang sama dengan SMA Unggul Garuda Baru. Perbedaannya, SMA Unggul Garuda Baru dibangun dan dikelola langsung oleh pemerintah, sedangkan SMA Unggul Garuda Transformasi merupakan sekolah yang telah ada dan kemudian dipilih untuk mendapatkan pembinaan guna mengoptimalkan potensi peserta didik menuju perguruan tinggi terbaik dunia.
Setiap sekolah yang tergabung dalam program tersebut memperoleh pengayaan bagi peserta didik, guru, serta manajemen sekolah selama dua tahun. Selain itu, sekolah juga berfungsi sebagai pusat pendampingan dan penguatan kapasitas bagi puluhan SMA dan MA di wilayah sekitarnya.
Baca juga : Garuda di Pintu Piala Dunia
Pada 2026, pemerintah kembali menetapkan 30 SMA Unggul Garuda Transformasi baru sehingga total sekolah yang mengikuti program tersebut menjadi 42 sekolah.
Pemerintah menargetkan jumlah SMA dan MA yang tergabung dalam program SMA Unggul Garuda Transformasi mencapai 80 sekolah pada 2029.
Kurnia mengatakan program pengayaan yang diberikan mencakup penguatan pembelajaran bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM), pelatihan internasional bagi guru dan konselor, termasuk sertifikasi SAT dan IELTS, pendampingan riset kolaboratif, pelatihan penulisan surat rekomendasi, hingga fasilitasi pendaftaran peserta didik ke perguruan tinggi terbaik dunia.
"Program Sekolah Unggul Garuda hadir untuk memastikan bahwa talenta terbaik bangsa dapat tumbuh tanpa dibatasi oleh kondisi ekonomi ataupun asal geografis," katanya.
Baca juga : Sekolah Garuda Antar Siswa RI Tembus Kampus Top Dunia
Pemerintah menilai Program Sekolah Unggul Garuda merupakan investasi jangka panjang untuk menyiapkan generasi Indonesia yang unggul, kompetitif, dan siap memimpin bangsa menuju masa depan yang lebih baik.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.