BREAKING NEWS
 

Berfasilitas Lengkap, Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Medan Siap Sambut MPLS

Reporter & Editor :
BAMBANG TRISMAWAN
Kamis, 16 Juli 2026 15:45 WIB
Suasana Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 2 Kota Medan, Sumatera Utara, Senin (13/7/2026). Sekolah yang dibangun Kementerian PU ini siap digunakan dengan fasilitas lengkap untuk mendukung proses belajar mengajar. Foto: Kementerian PU

RM.id  Rakyat Merdeka - Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 2 Kota Medan mulai melaksanakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 pada Senin (13/7/2026). Sekolah yang baru rampung dibangun Kementerian Pekerjaan Umum (PU) pada awal Juli 2026 itu telah siap digunakan untuk kegiatan belajar mengajar bagi 270 siswa dari Kota Medan dan sekitarnya. Kehadiran sekolah tersebut diharapkan memperluas akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga yang membutuhkan.

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengatakan pembangunan Sekolah Rakyat merupakan wujud komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui penyediaan fasilitas pendidikan yang layak, modern, dan berstandar internasional.

Menurut Dody, program tersebut juga mendukung implementasi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam memperluas pemerataan akses pendidikan di seluruh Indonesia.

"Pembangunan Sekolah Rakyat ini adalah bentuk nyata komitmen pemerintah untuk membangun sumber daya manusia yang unggul. Kementerian PU ingin memastikan fasilitas pendidikan ini dibangun secara cepat dan berkualitas," ujar Dody.

Baca juga : Dibangun Di Daerah Sejuk, Sekolah Rakyat Bandung Dukung Kenyamanan Belajar Siswa

SRT 2 Kota Medan berdiri di atas lahan seluas 6,01 hektare di Kelurahan Tanjung Selamat, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan, Sumatera Utara. Kawasan pendidikan terpadu tersebut memiliki kapasitas sekitar 1.080 siswa, terdiri atas 540 siswa jenjang SD, serta masing-masing 270 siswa untuk jenjang SMP dan SMA.

Pada tahun ajaran 2026/2027, sekolah menerima 270 peserta didik yang terdiri atas 60 siswa SD, 90 siswa SMP, dan 120 siswa SMA.

Kompleks sekolah dilengkapi berbagai fasilitas, mulai dari gedung pembelajaran untuk jenjang SD, SMP, dan SMA, asrama siswa, laboratorium, rumah susun guru, gedung serbaguna, masjid, guest house, kantin, dapur beserta instalasi pengolahan limbah, instalasi air bersih, lapangan upacara, sistem CCTV, hingga fasilitas olahraga berupa lapangan mini soccer dan basket.

Adsense

Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana dan Prasarana sekaligus Guru Olahraga SRT 2 Kota Medan, Lastiar Pasaribu, mengaku bersyukur atas dukungan pemerintah dalam menghadirkan fasilitas pendidikan yang berkualitas.

Baca juga : Sekolah Rakyat Terintegrasi Di Medan Rampung, Siap Sambut Tahun Ajaran Baru

"Di SR permanen ini kesiapan bangunan sudah baik. Kemudian untuk sarana prasarana seperti ruang kelas sudah dilengkapi dengan meja dan kursi yang cukup untuk menampung kapasitas 30 siswa, serta sudah dilengkapi dengan papan tulis. Setelah MPLS selesai, para guru juga telah menyiapkan modul dan media interaktif yang dapat meningkatkan kemampuan anak untuk mengikuti pembelajaran matrikulasi nantinya," kata Lastiar.

Keberadaan Sekolah Rakyat juga mendapat sambutan positif dari para orang tua. Salah satunya Rike Sari, wali murid asal Kecamatan Medan Helvetia, yang mengaku bersyukur anaknya dapat diterima di SRT 2 Kota Medan.

"Saya sangat berterima kasih karena anak saya bisa diterima di sini. Saya berharap anak saya bisa menjadi lebih pintar, lebih baik dan dapat mengembangkan bakat dan minatnya. Saya juga berterima kasih kepada pemerintah karena sudah membangun SR yang sangat besar, luas dan dengan fasilitas yang sangat baik. Terima kasih kepada Presiden Prabowo yang telah mengusulkan SR ini karena telah membuat anak-anak yang tidak mampu dan orang tua yang pekerjaannya terbatas bisa bersekolah kembali," ujarnya.

Hal senada disampaikan Fandi, salah seorang siswa jenjang SD di SRT 2 Kota Medan. Ia mengaku senang dapat belajar di sekolah dengan fasilitas yang lengkap, terutama lapangan mini soccer yang mendukung cita-citanya menjadi pesepak bola.

Baca juga : Persib Lengkapi Tim Kepelatihan dari Kroasia

"Saya senang karena sekolahnya bagus, cantik dan ada lapangan bolanya. Karena cita-cita saya menjadi pemain bola. Terima kasih Presiden Prabowo dan Kementerian PU sudah membangun SR," kata Fandi.

Pembangunan SRT 2 Kota Medan dilaksanakan oleh PT Nindya Karya (Persero) bersama PT FYP melalui skema Kerja Sama Operasi (KSO). Proyek senilai Rp258 miliar yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2025–2026 itu dikerjakan selama 200 hari kalender dengan melibatkan sekitar 900 tenaga kerja.

Kementerian PU berharap fasilitas yang telah dibangun dapat mendukung proses belajar mengajar secara optimal sekaligus membuka kesempatan lebih luas bagi anak-anak dari keluarga yang membutuhkan untuk memperoleh pendidikan yang berkualitas.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense