Dark/Light Mode

Kemhan Jelaskan Mengapa Manajer Koperasi Merah Putih Harus Ikut Latsarmil

Sabtu, 27 Juni 2026 16:10 WIB
Kepala BPSDM Kemhan Mayjen TNI Ketut Gede Wetan Pastia (tengah) didampingi Kapus Komcad Bacadnas Kemhan Brigjen TNI Hengki Yuda (kiri) dan Karo Infohan Setjen Kemhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait (kanan) menyampaikan keterangan pada konferensi pers evaluasi latihan dasar SPPI KDKMP di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta, Sabtu (27/6/2026). (Foto: Antara)
Kepala BPSDM Kemhan Mayjen TNI Ketut Gede Wetan Pastia (tengah) didampingi Kapus Komcad Bacadnas Kemhan Brigjen TNI Hengki Yuda (kiri) dan Karo Infohan Setjen Kemhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait (kanan) menyampaikan keterangan pada konferensi pers evaluasi latihan dasar SPPI KDKMP di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta, Sabtu (27/6/2026). (Foto: Antara)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Pertahanan (Kemhan) menjelaskan pentingnya para calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP) mengikuti latihan dasar militer (latsarmil).

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Pertahanan Mayjen TNI Ketut Gede Wetan Pastia mengatakan, latsarmil diberlakukan agar para calon manajer memiliki jiwa disiplin yang tinggi dan kuat bekerja di bawah tekanan.

"Latihan bela negara dan manajerial ini diarahkan untuk membentuk karakter, disiplin, kepemimpinan, integritas, kerja sama, tanggung jawab, profesionalisme, kemampuan bekerja dalam tekanan, serta semangat pengabdian kepada masyarakat," kata Ketut saat jumpa pers di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, seperti dilansir ANTARA, Sabtu (27/6/2026).

Baca juga : APKLI Perjuangan: MBG Dan Koperasi Merah Putih Harus Dilanjutkan

Menurutnya, ragam kemampuan itu harus dimiliki para calon manajer KDKMP dan KNMP, karena nantinya mereka akan menjadi mengelola perputaran uang rakyat melalui koperasi.

Dengan jiwa kepemimpinan dan profesionalisme yang kuat, koperasi yang mereka pimpin diharapkan menjadi salah satu faktor penentu kuatnya perekonomian rakyat di pedesaan.

"Ekonomi rakyat yang kuat merupakan bagian dari ketahanan nasional. Karena itu, pembentukan calon pengelola koperasi yang berkarakter, berintegritas, disiplin, dan memiliki jiwa kepemimpinan menjadi bagian penting," papar Ketut. 

Baca juga : Kisahkan 500 Hari Kerja Infrastruktur Untuk Rakyat

Terkait banyaknya kegiatan fisik dan pelatihan semi militer selama latsarmil, Ketut menegaskan hal itu tidak dilakukan untuk menjadikan para pengelola koperasi sebagai prajurit.

"Penekanannya bukan pada kemampuan fisik, melainkan pada pembentukan mental, karakter, tanggung jawab, daya juang, kerja sama, dan kemampuan memecahkan masalah," jelas Ketut.

Mengenai peserta yang meninggal karena kegiatan latsarmil, Ketut mengaku akan melakukan evaluasi secara menyeluruh.

Baca juga : Demi KDMP Berjalan Efektif, Senayan Minta Menteri Koperasi Rajin Blusukan

"Kemhan memastikan akan melakukan langkah pencegahan, untuk memastikan materi pelatihan disesuaikan dengan kondisi masing-masing peserta," tutur Ketut.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.