BREAKING NEWS
 

Menteri PU Kebut Infrastruktur Pendukung Sekolah Rakyat Terintegrasi Kupang

Reporter & Editor :
BAMBANG TRISMAWAN
Jumat, 17 Juli 2026 17:45 WIB
Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menyapa murid Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, Jumat (17/7/2026). Dok. PU

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memastikan penyelesaian infrastruktur pendukung Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Kabupaten Kupang terus dipercepat. Salah satu prioritas yang dikebut adalah peningkatan akses jalan menuju kawasan sekolah agar kegiatan belajar mengajar berjalan optimal. Hingga 16 Juli 2026, progres pembangunan sekolah tersebut telah mencapai 93,98 persen.

Saat meninjau SRT 1 Kabupaten Kupang, Jumat (17/7/2026), Dody menegaskan pemerintah ingin memastikan seluruh sarana dan prasarana pendidikan siap digunakan sehingga siswa dapat belajar dengan aman dan nyaman.

"Kami harus memastikan sarana dan prasarana benar-benar siap untuk mendukung adik-adik belajar. Yang belum selesai segera diselesaikan, terutama akses menuju sekolah, sehingga seluruh kegiatan belajar mengajar dapat berjalan dengan baik," ujar Dody.

Menurutnya, pembangunan Sekolah Rakyat tidak hanya menghadirkan gedung sekolah, tetapi juga memastikan seluruh infrastruktur pendukung tersedia agar peserta didik memperoleh lingkungan belajar yang layak dan berkualitas.

Baca juga : Sepi Peminat, Derta Rohidin Dorong Evaluasi Model SD Sekolah Rakyat Berasrama

SRT 1 Kabupaten Kupang dibangun sebagai kawasan pendidikan terpadu berasrama yang melayani jenjang SD, SMP, dan SMA. Kawasan ini dilengkapi berbagai fasilitas, mulai dari ruang kelas, asrama putra dan putri, rumah susun guru, perpustakaan, laboratorium komputer, laboratorium bahasa, laboratorium IPA, ruang UKS, ruang bimbingan konseling, kantin di setiap jenjang, dapur umum, gedung serbaguna, rumah ibadah, lapangan olahraga, hingga utilitas pendukung seperti power house, rumah pompa, dan tempat pembuangan sampah (TPS).

Sejumlah bangunan prioritas telah rampung 100 persen dan sudah dimanfaatkan. Di antaranya gedung SMA, Asrama Putra SD 1, Asrama Putri SD 2, gedung ibadah, dapur, kantin SD, SMP, dan SMA, power house, rumah pompa, serta TPS.

Adsense

Sementara itu, penyelesaian gedung SD, SMP, asrama, rumah susun guru, dan sejumlah fasilitas pendukung lainnya masih berlangsung secara bertahap tanpa mengganggu operasional sekolah yang telah dimulai sejak 13 Juli 2026.

Dody mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan sehingga sekolah sudah dapat difungsikan. Ia juga menginstruksikan agar seluruh pekerjaan yang tersisa, terutama penyempurnaan akses menuju kawasan sekolah, segera dituntaskan.

Baca juga : Berfasilitas Lengkap, Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Medan Siap Sambut MPLS

Saat ini Kementerian PU tengah menyiapkan peningkatan akses menuju kawasan sekolah melalui perbaikan sekitar lima kilometer jalan yang mencakup ruas utama dan jalur alternatif (shortcut). Pekerjaan tersebut ditargetkan selesai pada Agustus 2026.

Dalam kesempatan itu, Dody juga menyemangati para siswa agar memanfaatkan kesempatan belajar sebaik-baiknya.

"Semangat wajib dijaga. Belajar yang rajin, jangan lupa berdoa kepada orang tua. Kalian semua harus sukses. Tugas kami memastikan sarana dan prasarananya tersedia agar kalian bisa belajar dengan nyaman," pesannya.

Kepala Sekolah SRT 1 Kabupaten Kupang, Felipina Agustina Kale, mengapresiasi perhatian pemerintah yang terus menyempurnakan fasilitas sekolah meski proses pembelajaran telah dimulai.

Baca juga : AHY: Infrastruktur Harus Berdampak Bagi Kesejahteraan Rakyat

"Kami sangat bersyukur karena pemerintah tidak hanya membangun gedung sekolah, tetapi juga terus memastikan seluruh fasilitas pendukungnya dilengkapi. Kehadiran Bapak Menteri menjadi penyemangat bagi kami untuk memberikan layanan pendidikan terbaik kepada anak-anak," katanya.

Secara keseluruhan, SRT 1 Kabupaten Kupang memiliki kapasitas 1.080 siswa. Saat ini sekolah tersebut telah dihuni 246 siswa yang terdiri atas 20 siswa SD, 112 siswa SMP, dan 114 siswa SMA. Adapun pekerjaan fisik sekolah dilaksanakan oleh PT PP–PT DLJ (KSO) dengan melibatkan 967 tenaga kerja.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense