BREAKING NEWS
 

Tangani Korban Gempa, Kemenkes Dirikan 2 RS Lapangan di NTT

Reporter & Editor :
UJANG SUNDA
Selasa, 18 Agustus 2026 21:29 WIB
RS Lapangan yang didirikan Kemenkes di NTT. (Foto: Dok. Kemenkes)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mendirikan dua Rumah Sakit (RS) Lapangan di RSUD Ruteng, Kabupaten Manggarai, dan RSUD Aeramo, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT). Pendirian fasilitas darurat ini bertujuan untuk memastikan kesiapan pelayanan medis sekaligus mendukung pemulihan fasilitas kesehatan pascagempa bumi bermagnitudo 7,7 yang melanda wilayah NTT, Sabtu (15/8/2026).

Kepala Pusat Krisis Kesehatan (Puskris) Kemenkes, Agus Jamaludin, menyampaikan bahwa pengiriman dan pendirian RS Lapangan tersebut merupakan langkah cepat dari aktivasi Health Emergency Operation Center (HEOC) guna merespons kondisi fasilitas kesehatan yang terdampak gempa.

Baca juga : Komut Pertamina Tinjau Lokasi Terdampak Gempa, Pastikan Stok BBM NTT Aman

"Saat ini kami tengah mendirikan dua RS Lapangan di RSUD Ruteng Kabupaten Manggarai dan RSUD Aeramo Kabupaten Nagekeo. Langkah ini krusial untuk memastikan masyarakat terdampak bencana tetap mendapatkan akses pelayanan kesehatan yang optimal dan aman, mengingat kedua fasilitas tersebut mengalami kerusakan," ujar Agus, seperti dimuat di laman kemkes.go.id.

Adsense

Sebagai tindak lanjut di lapangan, Emergency Medical Team (EMT) Komposit Nagekeo pada Selasa (18/8/2026) telah berkoordinasi dengan Direktur RSUD Aeramo terkait operasional RS Lapangan. Tim juga bekerja sama dengan petugas Instalasi Pemeliharaan Rumah Sakit (IPRS) untuk memantau kondisi kerusakan ruang perawatan secara menyeluruh guna menjamin keamanan staf dan pasien. Berdasarkan hasil koordinasi sementara, RSUD Aeramo sangat membutuhkan tambahan tenda untuk menunjang RS Lapangan tersebut.

Baca juga : Pertamina Peduli, Salurkan 35.000 Liter Air Bersih untuk Warga Maumere

Untuk memperkuat pelayanan medis, tim yang dikerahkan mencakup tenaga kesehatan dengan berbagai kompetensi. Tim ini terdiri dari dua dokter spesialis ortopedi, satu dokter spesialis bedah umum, dua dokter spesialis anestesi, satu dokter umum, serta perawat spesifik (IGD, anestesi, dan kamar operasi). Tenaga medis ini dikumpulkan dari Tim Utama yang melibatkan unsur kesehatan dari Kupang, RS Wahidin Makassar, RS Leimena Ambon, dan RS Ben Mboi Kupang, dengan dukungan Tim Back Up dari RS Kariadi.

Selain di Nagekeo, tim medis yang ditugaskan ke RSUD Ende juga disiagakan untuk mem-backup operasional di RSUD Aeramo apabila terjadi lonjakan kebutuhan akibat dampak lanjutan gempa.

Baca juga : Gempa NTT, Menteri PU Turunkan Tim Periksa Rumah Sakit Hingga Fasilitas Publik

Dalam pelaksanaan respons medis ini, Tim EMT turut membawa sejumlah dukungan logistik prioritas, antara lain vaksin dari Bio Farma, satu unit Emergency Kit, 2.000 buah masker, 1.000 kantong infus HS NS, dan 400 pasang sarung tangan medis.

Kemenkes melalui Pusat Krisis Kesehatan memastikan akan terus memantau perkembangan situasi dan mengidentifikasi kebutuhan lanjutan bersama pemerintah daerah, demi mempercepat pemulihan fungsi fasilitas kesehatan di seluruh wilayah terdampak.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense