Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
NTB Pertama Kirim Bantuan ke NTT, Pengalaman Gempa 2018 Jadi Pelajaran
Selasa, 18 Agustus 2026 12:39 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) bergerak cepat membantu penanganan gempa bumi yang melanda Nusa Tenggara Timur (NTT). Kurang dari 24 jam setelah instruksi diberikan, NTB menghimpun puluhan personel, tenaga kesehatan, armada, alat berat hingga bantuan logistik untuk dikirim ke wilayah terdampak.
Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal mengatakan, komunikasi dengan Pemerintah Provinsi NTT langsung dilakukan sesaat setelah gempa terjadi. Langkah tersebut dilakukan untuk mengetahui kebutuhan mendesak sekaligus memetakan sumber daya yang dapat segera dikerahkan.
“Beberapa saat setelah gempa, kami sudah langsung berkomunikasi dengan Gubernur NTT, Pak Melki, untuk menyampaikan kesiapan NTB membantu. Kami langsung petakan apa yang paling dibutuhkan dan sumber daya apa yang bisa segera kita gerakkan,” kata Iqbal, Selasa (18/8/2026).
Gempa berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang Flores, NTT, pada Sabtu (15/8/2026) menyebabkan 68 orang meninggal dunia dan 213 orang mengalami luka-luka.
Sejumlah wilayah terdampak antara lain Manggarai bagian utara, Ngada bagian utara, Ende dan Flores Timur. Sementara wilayah NTB, khususnya Bima dan Dompu, masuk dalam status waspada.
Baca juga : Di Karnaval Kemerdekaan, Meutya Ingatkan Solidaritas Untuk Korban Gempa NTT
Iqbal menilai fase awal setelah bencana menjadi periode penting dalam menentukan keberhasilan penanganan. Karena itu, komunikasi cepat, pemetaan kebutuhan darurat dan pengerahan sumber daya harus dilakukan tanpa menunggu terlalu lama.
Menurutnya, pengalaman NTB menghadapi gempa pada 2018 menjadi pelajaran penting dalam merespons bencana.
“Pengalaman menghadapi gempa NTB 2018 mengajarkan kami bahwa dalam situasi bencana, kecepatan mengambil keputusan dan ketepatan bantuan menjadi sangat penting,” ujarnya.
Pengalaman Iqbal dalam penanganan bencana juga tidak hanya berasal dari dalam negeri. Sebelum menjadi Gubernur NTB, Iqbal pernah terlibat langsung dalam penanganan gempa besar ketika menjabat Duta Besar RI untuk Turki periode 2019-2023.
Saat gempa berkekuatan 7,8 mengguncang wilayah selatan Turki dan Suriah pada 6 Februari 2023, Iqbal memimpin KBRI Ankara dalam proses evakuasi warga negara Indonesia (WNI).
Baca juga : Semua Gotong Royong Bantu Korban Gempa NTT
Tim KBRI yang dipimpinnya menempuh perjalanan darat sekitar 17 jam menuju wilayah terdampak. Tim tersebut sudah berada di empat daerah terdampak sejak hari kedua setelah gempa.
Sebanyak 123 WNI berhasil dievakuasi dari empat titik. Iqbal kemudian memindahkan pusat koordinasi ke Adana untuk mengatur kedatangan empat pesawat kemanusiaan Indonesia.
Pengalaman tersebut menjadi bekal dalam membangun respons cepat NTB ketika gempa kembali melanda kawasan Nusa Tenggara.
Gerak cepat tersebut menjadikan NTB sebagai provinsi pertama yang mengirimkan bantuan ke NTT. Bantuan tidak hanya didasarkan pada faktor kemanusiaan, tetapi juga bagian dari upaya memperkuat kerja sama regional Bali, NTB dan NTT (KR-BNN).
Ketiga provinsi yang berada di kawasan Kepulauan Nusa Tenggara atau Sunda Kecil tersebut memiliki karakteristik geografis dan risiko bencana yang relatif serupa, termasuk ancaman gempa bumi.
Baca juga : Jaringan Komunikasi Di NTT Berangsur Normal
Iqbal mengatakan, kerja sama antardaerah perlu diperkuat tidak hanya dalam bidang pariwisata dan ekonomi, tetapi juga dalam menghadapi bencana.
“NTB memiliki tanggung jawab untuk hadir secepat mungkin membantu provinsi tetangganya. Kita punya komitmen bersama di Kepulauan Nusa Tenggara atau Sunda Kecil. Bali, NTB dan NTT tidak hanya memiliki kepentingan bersama dalam pengembangan pariwisata dan ekonomi, tetapi juga menghadapi pada mitigasi bencana,” kata Iqbal.
Menurut dia, pengalaman bencana di kawasan tersebut dapat menjadi dasar untuk membangun sistem kesiapsiagaan bersama. Dengan koordinasi yang lebih kuat, bantuan antardaerah diharapkan dapat bergerak lebih cepat ketika bencana terjadi.
NTB pun memastikan dukungan kepada NTT akan diarahkan berdasarkan kebutuhan di lapangan, sehingga personel, tenaga kesehatan, peralatan, armada maupun bantuan logistik yang dikirim dapat membantu mempercepat penanganan dan pemulihan masyarakat terdampak.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya