BREAKING NEWS
 

BNPP Aktifkan Lagi PLB Temajuk-Telok Melano, Ekonomi Perbatasan Bergeliat

Reporter & Editor :
BAMBANG TRISMAWAN
Jumat, 21 Agustus 2026 18:52 WIB
Sekretaris BNPP Makhruzi Rahman meresmikan reaktivasi PLB Temajuk-PKS Telok Melano di Kabupaten Sambas, Kalbar, Jumat (21/8/2026). Dok. BNPB

RM.id  Rakyat Merdeka - Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) mengaktifkan kembali Pos Lintas Batas (PLB) Temajuk di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, sebagai jalur resmi perlintasan masyarakat Indonesia-Malaysia melalui Pos Kawalan Sempadan (PKS) Telok Melano, Sarawak.

Reaktivasi ditandai dengan Soft Launching Reaktivasi Pengoperasian PLB Temajuk-PKS Telok Melano di Kabupaten Sambas, Jumat (21/8/2026). Pembukaan kembali jalur tersebut diharapkan memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus membuka peluang ekonomi dan pariwisata di kawasan perbatasan.

Sekretaris BNPP RI Makhruzi Rahman mewakili Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian selaku Kepala BNPP RI dalam peresmian tersebut. Prosesi ditandai pemotongan pita bersama Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Bupati Sambas, serta Pengarah Kastam Diraja Malaysia Datuk Haji Norizan bin Haji Yahya.

Prosesi kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti peresmian Gedung PLB Temajuk.

"Alhamdulillah, hari ini Jumat tanggal 21 Agustus 2026, Pos Lintas Batas Temajuk di Kabupaten Sambas, Provinsi Kalimantan Barat, sah untuk menyelenggarakan pelayanan lintas antarnegara bagi masyarakat perbatasan Indonesia dan Malaysia," kata Makhruzi.

Reaktivasi PLB Temajuk-Telok Melano merupakan tindak lanjut kesepakatan Border Crossing Agreement (BCA) Indonesia-Malaysia pada 8 Juni 2023. Langkah tersebut juga mengacu pada hasil Persidangan Ke-19 Sekretariat Bersama Kelompok Kerja/Jawatan Kuasa Kelompok Sosial Ekonomi Malaysia-Indonesia (Sekber KK/JKK Sosek Malindo) Tahun 2026.

Makhruzi mengatakan, pengoperasian kembali jalur tersebut menjawab aspirasi masyarakat perbatasan yang selama ini menginginkan akses Temajuk-Telok Melano kembali dibuka.

Menurutnya, pembukaan jalur perbatasan tidak dapat dilakukan sepihak karena berkaitan dengan kesepakatan dan kesiapan kedua negara serta menyangkut aspek kedaulatan.

Baca juga : Program Prioritas Presiden Sentuh Kawasan Perbatasan

"Launching dan aktivasi PLB yang kita selenggarakan hari ini merupakan jawaban dari harapan, impian, dan pertanyaan publik selama ini mengenai kapan sempadan Temajuk dan Telok Melano kembali dibuka. Membuka gerbang negara merupakan bagian dari penghormatan terhadap kedaulatan masing-masing negara," ujarnya.

Makhruzi mengapresiasi seluruh pihak yang berkontribusi dalam mewujudkan reaktivasi perlintasan tersebut, khususnya melalui kerja sama sosial ekonomi antara Provinsi Kalimantan Barat dan Negeri Sarawak.

Menurut dia, dibukanya kembali jalur tersebut menjadi babak baru dalam memperkuat hubungan masyarakat di kedua sisi perbatasan.

"Ini merupakan babak baru untuk membuka kembali interaksi, mobilitas sosial, budaya, dan tradisi warga negara di sempadan kedua negara," katanya.

Buka Peluang Ekonomi dan Pariwisata

Makhruzi menegaskan, reaktivasi Temajuk-Telok Melano tidak sekadar membuka akses fisik bagi masyarakat. Jalur tersebut diharapkan menjadi pintu masuk untuk memperkuat hubungan ekonomi, sosial, budaya, perdagangan, hingga pariwisata antara Indonesia dan Malaysia.

Adsense

Pemerintah berharap pengoperasian jalur tersebut dapat memperlancar mobilitas orang dan barang sekaligus memberikan manfaat ekonomi yang seimbang bagi masyarakat di kedua sisi perbatasan.

Untuk tahap awal, mekanisme akses dan dokumen perjalanan masih mengacu pada koridor BCA Indonesia-Malaysia Tahun 2023. Pemerintah selanjutnya akan meningkatkan kualitas dan cakupan pelayanan setelah kawasan tersebut dikembangkan menjadi Pos Lintas Batas Negara (PLBN).

Baca juga : BNPP Gelar Upacara HUT Ke-81 RI Serentak Di 15 Wilayah Perbatasan

Pengembangan tersebut juga mencakup penerapan penggunaan paspor sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Sejalan dengan reaktivasi perlintasan, BNPP melihat peluang pengembangan kawasan Temajuk dan Telok Melano sebagai koridor pariwisata bahari.

Koridor tersebut berpotensi menghubungkan sejumlah destinasi di kedua negara. Di Malaysia, jalur ini dapat terhubung dengan Sematan, Kuching, hingga Miri. Sementara di Indonesia, konektivitasnya dapat dikembangkan menuju Singkawang, Serasan, dan Natuna.

Potensi tersebut dinilai dapat memperluas pilihan destinasi wisata sekaligus menciptakan aktivitas ekonomi baru bagi masyarakat di kawasan perbatasan.

Selain pariwisata, Temajuk dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai kawasan ekonomi terintegrasi dengan fungsi pelayanan pintu gerbang negara.

Pengembangan itu dapat mencakup kepabeanan, keimigrasian, karantina, serta fungsi terkait lainnya sesuai tipologi dan status kawasan.

Dalam jangka panjang, Temajuk bahkan berpotensi diarahkan menjadi kawasan ekonomi khusus sektor pariwisata perbatasan atau model pengembangan strategis lain yang sesuai dengan kebutuhan kawasan.

Sinergi Pemerintah Diperkuat

Baca juga : Pengawasan Laut Timur Indonesia Dimodernisasi

Makhruzi berharap sinergi antara kementerian/lembaga, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan terus diperkuat untuk menyusun desain pembangunan kawasan Temajuk secara terpadu.

Menurutnya, kerja sama yang selama ini terjalin antara Kalimantan Barat dan Sarawak perlu terus dikembangkan sehingga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat perbatasan.

Kerja sama tersebut juga diharapkan tidak berhenti pada tingkat bilateral lokal, tetapi dapat berkembang melalui forum kerja sama kawasan yang lebih luas.

"Kita berharap persahabatan dan kerja sama antarnegara yang telah dihasilkan oleh Sosekda Kalimantan Barat dan Negeri Sarawak dapat berlanjut ke tingkat yang lebih tinggi, seperti forum kerja sama Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle," tutur Makhruzi.

Reaktivasi PLB Temajuk-Telok Melano pun menjadi momentum untuk mengubah kawasan perbatasan dari sekadar halaman depan negara menjadi ruang interaksi dan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Dengan terbukanya kembali jalur tersebut, mobilitas warga, perdagangan, budaya, dan pariwisata di perbatasan Indonesia-Malaysia diharapkan semakin hidup dan memberi dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense