BREAKING NEWS
 

Ada Potensi Hujan Malam, Menhut Minta Bandara Kalimarau Tak Ditutup

Reporter : HENDRAWAN KOSIM WIJAYA
Editor : OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Rabu, 26 Agustus 2026 18:14 WIB
Foto: Kemenhut.

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni meminta Bandara Kalimarau, Berau, tetap beroperasi pada malam hari apabila terdapat potensi awan hujan.

Langkah tersebut diperlukan agar sorti penerbangan dalam rangka penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dapat dilakukan hingga selesai.

Permintaan itu disampaikan Raja Juli Antoni kepada Kepala Bandara Kalimarau Berau Patah Atabri melalui video call saat memimpin rapat koordinasi penanganan karhutla di Pos Tim Terpadu Karhutla Labanan, Berau, Rabu (26/8/2026).

Baca juga : Kunjungi Berau, Menhut Pastikan Habitat Orangutan Aman dari Karhutla

Raja Juli meminta operasional bandara disesuaikan dengan potensi kemunculan awan hujan, khususnya apabila kondisi tersebut terjadi pada malam hari.

“Mau memastikan aja Pak, kalau potensi awan hujannya di malam hari, bandara mohon tetap dibuka ya Pak, sampai sorti selesai ya Pak,” pinta Raja Juli.

Adsense

Ia kembali mengingatkan agar operasional bandara tidak dihentikan apabila potensi awan hujan diperkirakan terjadi pada malam hari.

Baca juga : Pakar: Faktor Manusia Dominan, Pencegahan Karhutla Harus Ubah Perilaku

“Jangan sampai ditutup bandaranya Pak kalau potensinya malam. Kalau siang ya alhamdulillah, tapi kalau malam mohon ya Pak,” bebernya. 

Menanggapi permintaan tersebut, Patah Atabri memastikan pihaknya siap memberikan dukungan penuh terhadap operasional Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Dia mengatakan, Bandara Kalimarau telah memberikan tambahan jam operasional selama dua malam terakhir untuk mendukung penanganan karhutla.

Baca juga : Padamkan Karhutla, Mayawana Persada Kerahkan 7 Regu dengan 170 Personel

“Siap Pak Menteri. Kami sudah dua malam ini membantu, memberikan waktu tambahan jam operasi Bapak, sampai jam 11 malam Bapak,” kata Patah.

Kementerian Kehutanan di bawah kepemimpinan Raja Juli Antoni terus melakukan koordinasi dengan BNPB, BMKG, BPBD, TNI-Polri, Manggala Agni Kementerian Kehutanan, Masyarakat Peduli Api, serta berbagai pihak lainnya dalam upaya penanganan dan pemadaman karhutla.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense