RM.id Rakyat Merdeka - Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Komite Tiongkok (KIKT) Garibaldi “Boy” Thohir dan Ketua Yayasan Warga Bumiputra Indonesia Jenderal TNI (Purn) AM Hendropriyono melepas mahasiswa penerima Beasiswa Dharma Bumiputra untuk menempuh pendidikan di Tianjin University, China. Acara pelepasan digelar di Fairmont Hotel, Jakarta, Sabtu (29/8/2026).
Program Beasiswa Dharma Bumiputra merupakan hasil kerja sama Yayasan Warga Bumiputra Indonesia (YWBI), KIKT dan Tianjin University.
Acara pelepasan dihadiri para tokoh dunia usaha, jajaran KIKT, serta para pemimpin media nasional. Hadir juga berbagai pihak yang berpartisipasi dalam Program Beasiswa Dharma Bumiputra seperti Franky Welirang, Arini Subianto, Thomas Junaidi Alim Wijaya mewakili Astra Honda Motor dan Jonny Karli yang mewakili Barito Pacific.
Dalam sambutannya, Boy menyampaikan apresiasi dan rasa hormat atas kesempatan bekerja sama dengan YWBI. Boy mengatakan, KIKT memiliki visi menjadi jembatan antara dunia usaha Indonesia dan China. Namun, dalam perkembangannya, KIKT ingin memperluas peran. Tidak hanya di bidang perdagangan dan bisnis, tetapi juga pendidikan dan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM).
Baca juga : Pemerintah Siap Cetak Arsitek Semikonduktor
Langkah tersebut diwujudkan dengan membuka kesempatan bagi putra-putri terbaik Indonesia untuk menempuh pendidikan di China. Harapannya, para penerima beasiswa dapat mendalami bidang kedokteran serta Science, Technology, Engineering and Mathematics (STEM) yang berkembang pesat di Negeri Tirai Bambu.
Kepada para penerima beasiswa, Boy berpesan agar memanfaatkan kesempatan tersebut sebaik-baiknya. Selain menyelesaikan studi, Boy berharap mereka juga mempelajari faktor yang membuat China mampu berkembang pesat dalam tiga dekade terakhir.
“Setelah itu, kami berharap adik-adik semua bisa kembali ke Tanah Air untuk memberikan yang terbaik ke negara Indonesia yang kita cintai,” katanya.
Boy menceritakan, bersama sejumlah tokoh telah mengunjungi langsung Tianjin University untuk melihat fasilitas dan lingkungan kampus. Dia juga bertemu mahasiswa Indonesia yang lebih dulu belajar di sana. Karena itu, Boy meminta penerima beasiswa tidak khawatir karena akan mendapat dukungan dari para senior.
Baca juga : Luna Maya, Perut Buncit Curi Perhatian
Kenapa memilih China? Boy melihat pendidikan di China sudah berkembang pesat. Karena itu, dia menilai Indonesia perlu memperluas pilihan tujuan pendidikan bagi generasi muda.
Dia membayangkan, ke depan Indonesia akan memiliki lulusan terbaik dari berbagai pusat pendidikan dunia. Mulai dari Amerika Serikat, Eropa, China, hingga perguruan tinggi terbaik di Tanah Air.
“Dengan begitu, saya yakin, kita juga akan mampu membangun Indonesia menjadi negara yang maju dan sejahtera,” katanya.
Sementara, Hendropriyono menyampaikan apresiasi kepada Boy Thohir beserta seluruh jajaran dan mitra yang telah mewujudkan program beasiswa tersebut.
Baca juga : Terkait TSK TPPU, Febrie Kalah Lagi
Hendropriyono mengatakan, ada dua pendekatan dalam memajukan bangsa. Yakni memacu kelompok elite dan mengangkat masyarakat secara luas.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.