RM.id Rakyat Merdeka - Setelah disahkan dalam Rapat Paripurna DPR, Selasa (1/9/2026), Destry Damayanti akan dilantik sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI) di Mahkamah Agung (MA), hari ini, Rabu (2/9/2026). Destry berjanji akan fokus menjaga stabilitas moneter di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Pengesahan Destry dilakukan dalam Rapat Paripurna ke-4 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026-2027 yang dipimpin Ketua DPR Puan Maharani. Sebelumnya, Destry telah dinyatakan lolos uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test oleh Komisi XI DPR.
Selain Destry, DPR juga menyetujui Aida S. Budiman sebagai Deputi Gubernur Senior BI periode 2026-2031 serta Solikin M. Juhro sebagai Deputi Gubernur BI periode 2026-2031.
Selanjutnya, Destry dijadwalkan menjalani pelantikan di MA hari ini. “Jam setengah empat, ya," kata Destry kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (1/9/2026).
Usai dilantik, Destry berencana menggelar pertemuan dengan seluruh anggota Dewan Gubernur (DG) BI. Salah satu agenda utama pertemuan tersebut adalah membahas pembagian tugas dan bidang kerja masing-masing anggota.
Baca juga : Prabowo: Menkeu Tolak Utang IMF
Menurut Destry, pembagian bidang perlu segera dilakukan agar tugas dan tanggung jawab setiap anggota Dewan Gubernur berjalan dengan jelas. Namun, pembagian tersebut tidak bersifat permanen dan dapat dievaluasi secara berkala.
Bidang yang diamanahkan kepada setiap anggota Dewan Gubernur, kata Destry, dapat dipertukarkan, kemungkinan setiap dua tahun. Sejumlah bidang yang akan dibagi antara lain kebijakan moneter dan pendalaman pasar keuangan.
Di luar persoalan teknis dan pembagian tugas, Destry menegaskan, fokus utama BI di bawah kepemimpinannya tetap menjaga stabilitas moneter. Langkah itu dinilai penting karena ketidakpastian global masih berpotensi memengaruhi perekonomian nasional.
Karena itu, menjaga stabilitas nilai tukar dan inflasi menjadi kunci untuk mempertahankan iklim ekonomi domestik yang kondusif. "Karena kalau ekonomi kita stabil, kita juga bisa terus menjaga nilai tukar stabil, inflasi stabil," cetusnya.
Destry mengatakan, arah kebijakan BI selama masa kepemimpinannya tidak akan banyak berubah dibandingkan periode sebelumnya. Meski demikian, kebijakan yang ditempuh tetap akan disesuaikan dengan perkembangan dan kondisi ekonomi yang dihadapi.
Baca juga : Karhutla Mereda, Tapi Belum Aman
"Jadi, stance tetap sama, ya. Bahwa stabilitas tetap dalam kondisi seperti sekarang, ketidakpastian global masih tinggi, maka stabilitas tetap menjadi kunci bagi kami," tegas Destry.
Selain menjaga stabilitas moneter dan melanjutkan tren positif pada periode sebelumnya, Destry mengatakan BI akan terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah. Sinergi tersebut diarahkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkualitas.
Salah satu langkah yang tengah diperkuat adalah komunikasi dan koordinasi dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu), khususnya terkait penyediaan likuiditas. Menurut Destry, kebijakan moneter yang ditempuh BI harus berjalan seirama dengan langkah ekspansi fiskal yang dilakukan Pemerintah.
Destry juga mengusung tema "Sinergi Merah Putih untuk Kesejahteraan Rakyat". Menurutnya, sinergi antarlembaga perlu dioptimalkan tanpa mengabaikan mandat dan kewenangan masing-masing.
Sementara itu, Ketua Komisi XI DPR Misbakhun berpesan agar Destry mampu memperkuat peran BI dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Pergantian pimpinan BI, menurut dia, harus menjadi momentum untuk menghadirkan kebijakan yang memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Baca juga : Jabatan Ketum PBNU Kembali Ke Trah Pendiri
Komitmen tersebut, kata Misbakhun, tidak cukup berhenti pada pernyataan kebijakan. Komitmen itu harus diterjemahkan ke dalam aturan yang jelas dan panduan operasional agar kebijakan BI dapat dilaksanakan secara konsisten sekaligus memberikan kepastian bagi pelaku ekonomi.
Mantan Gubernur BI Perry Warjiyo juga mengucapkan selamat kepada Destry, Aida, dan Solikin yang mendapat amanah jabatan baru. Perry berharap ketiganya mampu memperkuat mandat BI dalam menjaga stabilitas dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
"Saya berharap Dewan Gubernur yang baru mampu memperkuat mandat Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas dan turut mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, di tengah gejolak global yang masih berlanjut," pesan Perry dalam keterangan tertulis, Selasa (1/9/2026).
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.