BREAKING NEWS
 

Disampaikan Gubernur Lemhannas

Ketahanan Nasional Dimulai Dari Daerah

Reporter : ALFIAN SIDIK
Editor : WIDIA SAPUTRA
Senin, 14 September 2026 06:55 WIB
Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) TB Ace Hasan Syadzily (kiri) memukul gong saat penutupan Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) angkatan IV di Gedung Lemhannas, Jakarta, Jumat (11/9/2026). Dalam sambutannya, Ace menegaskan ketahanan daerah menjadi bagian integral dari ketahanan nasional. Foto: Dok: Lemhannas

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketahanan nasional tidak hanya dibangun dari pusat. Daerah juga menjadi bagian penting yang harus diperkuat melalui kepemimpinan kepala daerah yang mampu membaca dinamika nasional dan global, serta menerjemahkannya ke dalam kebijakan yang berdampak bagi masyarakat.

Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) TB Ace Hasan Syadzily mengatakan, kepala daerah tidak cukup hanya memiliki kemampuan administratif dalam mengelola pemerintahan. Mereka juga perlu memiliki perspektif strategis untuk melihat persoalan daerah dalam konteks kepentingan nasional dan dinamika lingkungan strategis global.

Hal itu disampaikan Ace saat menutup Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) angkatan IV di Gedung Lemhannas, Jakarta, Jumat (11/9/2026).

Baca juga : Dukung Program Pemerintah, Golkar Kawal Bantuan Program Indonesia Pintar

“Saudara tidak hanya diajak memahami bagaimana mengelola pemerintahan daerah, juga bagaimana melihat daerah dalam perspektif yang lebih luas. Daerah sebagai bagian integral dari sistem nasional dan sebagai bagian dari dinamika lingkungan strategis global,” kata Ace.

Menurut dia, kepala daerah memiliki posisi penting dalam memperkuat ketahanan nasional karena berbagai persoalan di daerah berkaitan langsung dengan kepentingan nasional. Karena itu, kepemimpinan daerah harus mampu melihat persoalan secara komprehensif sekaligus menerjemahkan berbagai tantangan global ke dalam kebijakan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Politisi Partai Golkar itu berharap, KPPD dapat melahirkan kepala daerah yang memiliki karakter negarawan, berpikir global, dan mampu mengambil keputusan strategis dalam memimpin daerah.

Baca juga : PKB DIY Pastikan Persiapan Pemilu 2029 Kian Matang

“Kita ingin daerah-daerah di Indonesia maju, modern, inovatif dan mampu berkompetisi secara global, tetapi tetap memiliki jati diri Indonesia. Semakin luas wawasan global kita, semakin kuat pula karakter kebangsaan yang harus kita miliki,” jelasnya.

Menurutnya, kepemimpinan daerah ke depan tidak cukup mengandalkan kemampuan administratif. Kepala daerah perlu memiliki cakrawala pandang jauh ke depan, memahami perubahan lingkungan strategis, serta mampu membangun inovasi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Pandangan tersebut sejalan dengan Wakil Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Akhmad Wiyagus yang sejak pembukaan KPPD menekankan pentingnya kepemimpinan holistik bagi kepala daerah.

Adsense

Baca juga : Distribusi Barang KAI Kian Diminati Industri

Wiyagus mengatakan, kepala daerah perlu memiliki perspektif komprehensif dalam melihat berbagai persoalan dan merumuskan kebijakan yang selaras dengan kepentingan daerah maupun nasional.

“Kepemimpinan daerah tidak cukup hanya bersifat administratif, juga harus memiliki orientasi strategis, kemampuan antisipasi dan keberanian menghadirkan perubahan,” ujarnya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense