Sebelumnya
Pelayaran dijadwalkan berlangsung sekitar 60 hari, mulai 14 September hingga 12 November 2026. Rute yang ditempuh meliputi Jakarta–Sorong–Vanuatu–Fiji–Kepulauan Solomon–Papua Nugini–Wanam–Sorong.
Sebanyak 318 personel terlibat dalam misi tersebut. Mereka terdiri atas 247 personel TNI AL, 21 personel TNI AD, 15 personel TNI AU, empat personel Polri, serta 31 personel gabungan dari Kemenko Polkam, Kementerian Pertahanan, Kementerian Kesehatan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, pendeta dan dosen relawan, jurnalis, serta mahasiswa dari Universitas Pertahanan dan Universitas 17 Agustus 1945, termasuk mahasiswa orang asli Papua.
Baca juga : Saran Jusuf Kalla: Selesaikan Persoalan Papua Secara Politis!
Kepada seluruh personel, Djamari menyampaikan empat pesan utama selama menjalankan muhibah. Pertama, menjaga kesehatan selama pelayaran. Kedua, menjaga tata krama serta mematuhi ketentuan dan disiplin yang berlaku di atas KRI.
Ketiga, menjaga kehormatan Indonesia sekaligus menunjukkan kepedulian kepada masyarakat di negara tujuan. Keempat, mengutamakan keselamatan hingga seluruh personel kembali ke Tanah Air.
Baca juga : Meriahkan Summer Festival Dengan Hidangan Nusantara
“Pada saat kalian berada di negara-negara tujuan, tunjukkan bahwa kalian adalah orang Indonesia dan prajurit Indonesia. Tunjukkan, kita peduli kepada mereka dan berkeinginan memiliki hubungan yang erat dengan negara-negara di Pasifik Selatan. Kalian juga ditunggu keluarga, bangsa ini, TNI, Polri dan masyarakat untuk kembali dengan selamat,” tegas Djamari.
Deputi Bidang Koordinasi Politik Luar Negeri Kemenko Polkam Mohammad K. Koba mengatakan, Port Visit merupakan instrumen diplomasi strategis. Menurut dia, misi tersebut bukan sekadar kunjungan kapal perang, melainkan sarana memperkuat hubungan antarnegara dan memperluas pengaruh positif Indonesia di kawasan melalui pendekatan yang damai dan konstruktif. ASI
Baca juga : Resmi Dilantik DPP, DPD Hanura DIY Siap Kibarkan Bendera Singa
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 5, edisi Selasa, 15 September 2026 dengan judul "Berlayar Selama 60 Hari KRI Wahidin Membawa Pesan Damai Ke Pasifik"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.