BREAKING NEWS
 

Hadapi Perubahan & Tekanan Global

Kapolri Ajak Buruh Dan Pelaku Usaha Bersinergi

Reporter : KINTAN PANDU JATI
Editor : AULIA DARWIS
Rabu, 16 September 2026 07:00 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (tengah) didampingi Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea (kiri) menghadiri puncak HUT ke-53 Federasi Serikat Pekerja Tekstil, Sandang dan Kulit (FSP TSK) KSPSI AGN di Sukabumi, Jawa Barat, Senin (14/9/2026). Foto: Dok. Polri

RM.id  Rakyat Merdeka - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengajak buruh dan pengusaha terus saling menguatkan demi menjaga keberlangsungan dunia usaha, sekaligus meningkatkan kesejahteraan pekerja.

Hubungan industrial yang harmonis menjadi kunci menghadapi perubahan dan tekanan yang semakin besar terhadap dunia industri.

Hal itu disampaikan Kapolri saat menghadiri puncak HUT ke-53 Federasi Serikat Pekerja Tekstil, Sandang dan Kulit (FSP TSK KSPSI AGN) di Sukabumi, Jawa Barat, Senin (14/9/2026).

Kapolri mengatakan, buruh merupakan kekuatan besar dengan militansi tinggi dalam memperjuangkan hak dan kesejahteraan pekerja. Namun, kekuatan tersebut harus diarahkan melalui perjuangan yang damai, tertib dan bertanggung jawab.

Baca juga : Aplikasi Anak Bangsa Siap Naik Kelas Ke Pasar Global

“Saya wanti-wanti agar seluruh perjuangan dilaksanakan dengan cara damai dan tetap menjaga ketertiban,” kata Kapolri dikutip, Selasa (15/9/2026).

Menurutnya, perjuangan yang dilakukan secara tertib justru akan membuat pesan dan tuntutan buruh semakin kuat. Dia juga mengingatkan agar aspirasi buruh tidak dimanfaatkan pihak lain untuk kepentingan yang dapat mengaburkan substansi perjuangan.

Kapolri menegaskan, perlindungan dan kesejahteraan pekerja harus terus diperkuat melalui regulasi yang berkeadilan. Karena itu, buruh diminta tetap mengedepankan cara damai dan konstruktif dalam memperjuangkan aspirasi.

Di sisi lain, Kapolri menekankan kepentingan buruh dan keberlangsungan dunia usaha harus berjalan beriringan. Buruh dan pengusaha merupakan mitra strategis yang saling membutuhkan.

Baca juga : Tenggelamnya KM Virgo Harus Diusut Sampai Tuntas

“Kesejahteraan pekerja akan mendorong produktivitas, sementara perusahaan yang sehat akan menjaga lapangan kerja dan mendorong investasi,” ujarnya.

Komitmen Polri terhadap persoalan ketenagakerjaan juga diwujudkan melalui Desk Ketenagakerjaan Polri. Sejak 2025 hingga Agustus 2026, desk tersebut telah menangani 358 perkara ketenagakerjaan dan memfasilitasi 4.236 pekerja terdampak PHK untuk kembali bekerja.

Kapolri berharap, FSP TSK KSPSI AGN terus menjaga kekompakan dan soliditas dalam memperjuangkan hak serta kesejahteraan pekerja. Sinergi antara buruh, pengusaha, pemerintah dan Polri juga perlu diperkuat untuk membangun hubungan industrial yang harmonis.

Adsense

Dia juga mendorong buruh meningkatkan keterampilan, penguasaan teknologi dan kemampuan manajerial agar mampu beradaptasi dengan perubahan dunia kerja serta bersaing di tingkat global.

Baca juga : Bupati Jember Ingin Fokus Tuntaskan Masa Jabatan

Perkembangan teknologi, otomasi dan kecerdasan buatan yang berlangsung cepat telah mengubah kebutuhan dunia industri. Kondisi tersebut menuntut peningkatan kualitas tenaga kerja agar tetap relevan dengan perkembangan sektor usaha.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense