RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mendorong perguruan tinggi keagamaan Islam negeri (PTKIN) melahirkan generasi ilmuwan Muslim yang unggul dalam sains dan teknologi, tetapi tetap berpegang pada nilai-nilai agama.
Upaya tersebut dinilai penting untuk membangkitkan kembali kejayaan peradaban Islam melalui penguasaan ilmu pengetahuan dan inovasi.
Pesan tersebut disampaikan Nasaruddin saat membuka Olimpiade Agama, Sains, dan Riset (OASE) III PTKIN 2026 di kampus UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Rabu (4/11/2026).
Ajang nasional ini mempertemukan mahasiswa terbaik dari 54 PTKIN di seluruh Indonesia untuk berkompetisi sekaligus mengembangkan kapasitas akademik di bidang agama, sains, riset, dan teknologi.
Dalam arahannya, Nasaruddin mengajak generasi Muslim meneladani sejarah kejayaan Islam atau Golden Age of Islam, ketika para ilmuwan Muslim seperti Al-Khawarizmi, Ibnu Sina, dan Ibnu Haitam memimpin perkembangan ilmu pengetahuan dunia.
Baca juga : Pasca-Penembakan Toa Masjid Al-Falah, Stafsus Menag Serahkan Pengeras Suara Baru
"Kalau kita ingin merebut masa jaya itu kembali, tidak ada cara lain: kuasai ilmu pengetahuan dan sains. Namun, ilmu pengetahuan yang canggih harus tetap dibimbing oleh nilai agama agar teknologi tidak membawa dampak destruktif bagi kemanusiaan," ujar Nasaruddin.
Sementara itu, Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama, Amien Suyitno, memaparkan perjalanan penyelenggaraan OASE yang dimulai di Aceh pada 2021 secara daring, kemudian berlanjut di Jakarta pada 2023, dan kini memasuki penyelenggaraan ketiga di Yogyakarta.
Dia juga menyoroti capaian UIN Sunan Kalijaga dalam pemeringkatan internasional Times Higher Education World University Rankings (THE WUR) 2026.
"Hari ini, UIN Sunan Kalijaga berada di atas UGM dalam pemeringkatan THE WUR 2026. Ini membuktikan insan PTKIN tidak boleh minder. OASE mencita-citakan lahirnya Ibnu Sina baru dan Ibnu Rusyd baru, seorang hafiz yang sekaligus saintis ulung. Langkah ini sejalan dengan Perpres Nomor 108 Tahun 2024 tentang Desain Besar Manajemen Talenta Nasional," tegas Amien.
Menurutnya, OASE menjadi wadah untuk menerjemahkan integrasi ilmu pengetahuan ke dalam kemampuan dan karya mahasiswa.
Baca juga : Kemenag dan UIN Jakarta Perkuat Kerja Sama Keislaman dengan 4 Negara MABIMS
Melalui ajang ini, Kemenag berharap lahir generasi yang memiliki kedalaman ilmu agama sekaligus kecakapan dalam mengembangkan sains modern.
Sebagai tuan rumah, Rektor UIN Sunan Kalijaga, Noorhaidi Hasan, menyampaikan rasa bangga atas kepercayaan yang diberikan kepada kampusnya.
Dia menegaskan OASE dan Kuliah Kerja Nyata Nusantara bukan sekadar ajang kompetisi untuk mencari juara, melainkan juga ruang pertukaran gagasan dan pengembangan talenta mahasiswa PTKIN.
"Sains membantu kita memahami alam, riset menghasilkan pengetahuan baru, sementara agama memberikan landasan etis dan spiritual tentang makna kehidupan. Di sinilah relevansi paradigma integrasi interkoneksi keilmuan yang dikembangkan di UIN Sunan Kalijaga," ungkap Noorhaidi.
Pembukaan OASE III PTKIN 2026 ditandai dengan penekanan tombol digital oleh Menteri Agama bersama jajaran pimpinan Kementerian Agama dan Rektor UIN Sunan Kalijaga.
Baca juga : Riset Mahasiswa PTKIN Naik Kelas, Manfaatnya Nyata Dirasa Masyarakat
Prosesi tersebut sekaligus menandai dimulainya rangkaian kompetisi sains dan riset tingkat nasional.
Sebagai informasi, OASE PTKIN merupakan ajang kompetisi ilmiah nasional bagi mahasiswa perguruan tinggi keagamaan Islam di bawah naungan Kementerian Agama.
Kegiatan ini dirancang untuk menguji sekaligus mengembangkan kemampuan mahasiswa dalam bidang sains terapan, riset inovatif, teknologi, hingga pendalaman ilmu keagamaan.
Melalui OASE, Kemenag mendorong lahirnya generasi muda PTKIN yang tidak hanya kuat secara spiritual, tetapi juga unggul dalam penguasaan sains modern untuk menjawab tantangan zaman dan mendukung Desain Besar Manajemen Talenta Nasional.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.