Sebelumnya
Selain itu Pak Kiai juga tidak melakukan kontak fisik seperti berjabat tangan. Salam hanya dilakukan dengan mengangkat tangan. Dari SMAN 4, Wapres geser ke Balaikota Sukabumi. Di sana, dia mendengarkan paparan dari Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi terkait kebijakannya menjadikan Sukabumi jadi zona hijau.
Sebelum kembali ke Jakarta, Wapres menutup rangkaian kunjungan kerjanya dengan melakukan peninjauan ke Pondok Pesantren Assobariyyah, di Cibeureum.
Baca juga : Pak Kiai, Kapan Mau Blusukan?
Kepada wartawan, Kiai Ma’ruf menilai, kegiatan belajar mengajar secara online selama pandemi tidak optimal. Bahkan, di beberapa daerah tidak bisa dilaksanakan karena terkendala jaringan internet. Karena itu pemerintah sedang berupaya mengembalikan anak-anak ke kelas untuk mengikuti proses kegiatan belajar mengajar tatap muka. Tentu saja tidak semua daerah bisa melakukan kebijakan ini. Ada syarat yang harus dipenuhi.
Kunjungan pertama Wapres ke lapangan ini mendapat sambutan hangat dari warganet. Pemilik akun @ferdy mad bersyukur Wapres sudah terlihat lagi. “Alhamdulillah..Pak Wapres sudah mulai bangun. Langsung jos,” kata dia.
Baca juga : Dua Kali Keok, Pelatih Valencia Langsung Dipecat
Ada juga yang berharap Kiai Ma’ruf semestinya lebih sering turun ke daerah. Sebagai ulama, peran Kiai Ma’ruf bisa lebih besar terutama kaitannya dengan isu-isu agama seperti salat Jumat, Tarawih, umroh dan lainnya. “Tapi sayangnya soal itu tidak dimaksimalkan,” ujar @kangbudi. “Yang penting sehat sehat yo mbah,” ujar @septianharbdy. [BCG]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.