RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Jokowi meminta pemerintah daerah (pemda) Kalimantan Tengah tidak lengah. Meski angka penderita Covid di daerah ini masih kecil, bukan berarti bisa leha-leha.
Hal ini diutarakan Presiden saat meninjau Posko Penanganan Covid-19 Kalimantan Tengah di Palangka Raya, Kamis (9/7).
Pada kesempatan ini Jokowi menerima laporan bahwa di Kalteng jumlah angka positif Covid-19 sebanyak 1.093. Secara nasional angka ini terhitung kecil. Dari jumlah itu, yang berada dalam perawatan 393 orang, sembuh 634 orang dan 66 meninggal dunia.
Baca juga : Meski Tinggi, Kasus Corona di Kazakhstan Terkendali
Meskipun begitu, Presiden meminta pemda di Kalteng tidak lengah.
"Kalau angka yang kecil ini tidak dikendalikan dengan baik, bisa menyebar kemana-mana," ujar Presiden.
Presiden mengatakan semua pihak harus memiliki perasaan yang sama bahwa bangsa Indonesia menghadapi krisis yang tidak mudah. "Ada krisis kesehatan, tapi juga berimbas kepada krisis ekonomi," ujar Presiden.
Baca juga : Revitalisasi Sawah Bakal Jadikan Kalteng Lumbung Pangan Baru
Presiden kembali mengingatkan bahwa persoalan kesehatan dan ekonomi, keduanya sangat penting dan tidak bisa dilepas satu dengan yang lainnya.
Kepala Negara juga kembali mengingatkan bahwa pemerintah daerah, baik provinsi, kabupaten/kota, harus siap mengenai urusan kesehatan.
Kemudian juga harus cepat menyalurkan bantuan sosial yang tepat sasaran, serta memastikan stimulus ekonomi bagi UMKM. [KRS]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.