RM.id Rakyat Merdeka - Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT ) telah menyusun lebih dari 10.000 video inovasi desa. Sebagian besar inovasi tersebut, ada di sektor kewirausahaan.
Hal tersebut dikatakan, Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Budi Arie Setiadi pada kegiatan Baliwood International Webconference Of Film Village di Gorontalo, Jumat (11/9).
Baca juga : Perlu Sanksi Tegas Demi Meningkatkan Disiplin Paslon Pilkada
"Video-video tersebut, untuk meningkatkan ide-ide bagus ke ribuan desa lainnya. Sebagian besar inovasi ada di sektor kewirausahaan, dan sektor infrastruktur adalah inovasi desa yang paling meningkat," ujarnya.
Arie mengatakan, video inovasi desa tersebut menjadi alat utama Akademi Desa 4.0. Akademi desa 4.0 sendiri merupakan manajemen pembelajaran pembangunan desa yang dikembangkan oleh Kemendes PDTT.
Baca juga : Tata Kelola Penanganan Covid-19 Kudu Dievaluasi
"Dalam platform akademi desa 4.0, video-video tersebut telah meningkatkan informasi yang baik bagi penduduk desa dan meningkatkan motivasi untuk membangun desa mereka sendiri," ujarnya.
Di sisi lain Arie mengatakan, bahwa aksesibilitas internet desa telah mengalami peningkatan.
Baca juga : Beri Internet Gratis, Anies Dorong Warga DKI Paham Teknologi Digital
Menurutnya, tren Desa Digital ditandai dengan adanya peningkatan alokasi internet dari Dana Desa.
Selain itu, lanjutnya, penyelesaian satelit Palapa Ring Barat, Tengah, dan Timur juga akan menyediakan akses internet untuk semua desa. Jumlahnya sebanyak 74.953 desa. [DIR]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.