BREAKING NEWS
 

Ketemu Dubes Jepang Kanasugi Kenji, BKS Bahas 8 Poin Penting Terkait Transportasi

Reporter & Editor :
FIRSTY HESTYARINI
Kamis, 11 Februari 2021 14:21 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (kanan) bersama Duta Besar Jepang Untuk RI Kanasugi Kenji dalam pertemuan bilateral di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Kamis (11/2). (Foto: BKIP Kemenhub)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melakukan pertemuan bilateral dengan Duta Besar Jepang untuk Indonesia Kanasugi Kenji di kantornya, Rabu (10/2) siang ini.

Pertemuan tersebut sekaligus merupakan momen perkenalan dengan Duta Besar Jepang untuk RI yang baru, Kanasugi Kenji. 

Menteri yang akrab disapa BKS itu mengungkap, pertemuan tersebut banyak membahas perkembangan dan kerja sama transportasi antara Indonesia dengan Jepang.

"Saya berharap, pemerintah Jepang dapat memberikan dukungan dan kerja sama lebih lanjut, terkait program capacity building bagi sumber daya manusia atau operator di Pelabuhan Patimban,” kata BKS melalui keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (11/2).

Baca juga : KPPU Warning Lonjakan Harga Bawang Putih

BKS menjelaskan, ada 8 hal utama yang menjadi topik pembicaraan dengan Kanasugi Kenji, terkait transportasi di Tanah Air.

Pertama, terkait peluang kerja sama melalui skema pembiayaan Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) pada sejumlah proyek infrastruktur transportasi di Indonesia.

Adsense

Kedua, dukungan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terhadap keterlibatan perusahaan Jepang untuk menjadi bagian dari konsorsium Badan Usaha Pelabuhan (BUP) proyek Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) untuk penyediaan suprastruktur dan sebagai operator di Pelabuhan Patimban.

Ketiga, peluang kerja sama di bidang pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM). Keempat, penyelesaian untuk perkembangan pembangunan MRT Jakarta Fase 2 pada tahun 2025 (Segmen 1 : Bundaran HI - Harmoni) dan tahun 2027 (Segmen 2 : Harmon-Kota).

Baca juga : Semarang Banjir, BKS Cek Simpul Transportasi Terdampak

Kelima, rencana pembangunan kereta api semi-cepat Jakarta-Surabaya. Saat ini, Kemenhub telah melakukan koordinasi dengan JICA, terkait  kegiatan Preparatory Survey for Java Northern Line Upgrading Project.

Keenam, menyambut baik keinginan pemerintah Jepang untuk turut berpartisipasi dalam rencana pengembangan Proving Ground Bekasi.

"Saya mempersilakkan perusahaan dari Jepang turut berpartisipasi dalam proses lelang pengembangan Proving Ground Bekasi secara terbuka, sesuai ketentuan yang berlaku," ujar BKS.

Ketujuh, Menhub mengundang Duta Besar dalam program Ambassadorial Lecture dan undangan diskusi bersama mengenai isu logistik.

Baca juga : Bertemu Dubes Australia, Menag Bahas Program Pertukaran Muslim

Kedelapan, pemerintah Indonesia menyatakan dukungan terhadap negosiasi Travel Corridor Arrangement (TCA) dengan Jepang, untuk membuka perjalanan terbatas antara Indonesia dan Jepang. Sehingga, dapat memulihkan konektivitas antara kedua negara. [KPJ]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense