BREAKING NEWS
 

Kemenkeu Siapkan Rp 26 Triliun Buat Koneksi Internet

Di Era Digital, SDM Kudu Siap, Jangan Mau Didikte

Reporter : NOVALLIANDY
Editor : MUHAMAD FIKY
Selasa, 6 April 2021 05:15 WIB
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati tegaskan dukungan APBN pada transformasi digital di Indonesia, dalam pembukaan Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) yang diselenggarakan secara virtual pada Senin (05/04). (Foto : Dok. Kementerian Keuangan).

 Sebelumnya 
“Hingga saat ini, baru 20 persen dari total daerah di Indonesia yang telah memulai percepatan digitalisasi,” kata Airlangga.

Di Indonesia, kata dia, ada 110 dari 542 daerah otonomi yang telah menginisiasi pembentukan Tim Satuan Tugas Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD). Pemerintah berharap, seluruh daerah bisa mengikuti yang 110 daerah tersebut.

Baca juga : Mas Menteri Bakal Bentuk Satgas Anti Pembajakan Film

Ada pun program pengembangan ekonomi digital tersebut, kata Airlangga, telah tertuang dalam Keppres Nomor 3 Tahun 2021 tentang Satuan Tugas Percepatan Perluasan Digitalisasi Daerah.

Keppres tersebut menetapkan bahwa koordinasi percepatan digitalisasi akan diimplemen­tasikan serentak di 542 daerah otonom dalam wadah Tim Per­cepatan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD) dengan kepala daerah sebagai ketua timnya.

Baca juga : Ditjen Binwasnaker Siapkan Rumusan Khusus Tenaga Kerja Hadapi Era Digital

“Nantinya P2DD ini akan menggelontorkan berbagai pro­gram, seperti penyusunan pa­ket regulasi dan pengembangan indeks implementasi Elektronifikasi Transaksi Pemda (ETP), serta sistem percepatan dan perluasan digitalisasi daerah,” jelas Ketua Umum Partai Golkar itu.

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menegaskan, pihaknya berkomitmen mendukung akselerasi digitalisasi ekonomi dan keuangan Indonesia. Salah satunya melalui digitalisasi di bidang sistem pembayaran.

Baca juga : Mendag Siapkan Jurus Ini Buat Tekan Harga Daging Sapi

Menurut Perry, Quick Response Code Indonesia Standard (QRIS) yang merupakan bentuk inovasi digitalisasi sistem pem­bayaran, mampu menjadi game changer di tengah terbatasnya mobilitas masyarakat saat masa pandemi Covid-19.

Tak hanya itu, Perry menga­takan, pihaknya tahun ini akan mendorong inovasi digital mela­lui peluncuran fast payment yang bersifat 24/7 real time untuk ritel payment menggantikan sistem kliring nasional. [NOV]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense