BREAKING NEWS
 

Bupati Banjarnegara Tuding RS Covid-kan Pasien

Pak Tito, Jewer Bupati Kaya Gini

Reporter & Editor :
APRIANTO
Kamis, 1 Juli 2021 07:15 WIB
Bupati Banjarnegara, Budhi Sarwono. (Foto: Humas Pemkab Banjarnegara)

RM.id  Rakyat Merdeka - Bupati Banjarnegara, Budhi Sarwono kembali berulah. Setelah mengizinkan warganya bikin kerumunan di tengah pandemi Covid-19, kini dia bilang Rumah Sakit (RS) sengaja meng-Covid-kan pasien biar dapat untung. Agar si bupati ini tak nyeleneh terus, Mendagri Tito Karnavian -sebagai bapaknya para kepala daerah- disarankan segera “menjewernya”.

Budhi Sarwono viral di media sosial usai tampil dalam video berdurasi tiga menit. Video itu memperlihatkan pernyataan Budhi yang menuding ada permainan dari pihak RS dalam menangani pasien Corona.

Menurutnya, ada permainan klaim pihak rumah sakit dalam menangani pasien virus asal Wuhan itu. “Kalau karantina di rumah sakit kan lumayan klaimnya. Aku juga sudah ngerti,” kata Budhi dalam video tersebut.

Baca juga : Terapkan PSBB Total, Sekarang

Dia menyebut sudah bertemu dengan sales yang mencari orang sakit untuk dibawa ke RS. Orang tersebut akan mendapatkan honor dari setiap pasien yang dibawa. “Yang saya ketahui, sampai saat ini laporan dari dinas saya, itu untuk biaya tiap hari Rp 6.25 juta minimal, maksimal sampai Rp 10 juta per hari,” bebernya.

Karena itu, RS saling berebut pasien Corona. Semakin banyak bisa merawat pasien Corona, maka akan semakin banyak pula keuntungan yang bisa didapat. “Tempat karantina RS penuh. Ini pada berlomba membuat karantina lagi,” imbuhnya.

Karenanya, Budhi meminta, pemerintah pusat melakukan pengetatan screening klaim RS dan membentuk tim independen. Dia mengaku, sudah banyak laporan ada seseorang dites swab di RS positif, di laboratorium yang betul-betul profesional malah negatif.

Baca juga : Jakarta Genting, Kapolda Dan Pangdam Jaya Rapat Di Kantor Anies

“Jamnya sama, hanya selisih 10 menit, pada waktu melakukan swab, yang satu negatif, yang satu positif,” jelas Budi.

Saat dikonfirmasi perihal video tersebut, Budhi membenarkan. Menurut dia, video tersebut diambil satu minggu lalu.

Adsense

Lalu apa tanggapan pihak RS? Sekjen Persatuan Rumah Sakit Indonesia (PERSI), Lia G Partakusuma membantah, tudingan RS meng-Covid-kan pasien. Menurutnya, klaim pasien Corona tidak semudah yang dibayangkan. Prosesnya panjang dan ketat.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense