BREAKING NEWS
 

3 Kementerian Kompak Dorong Produk UKM Masuk Rantai Pasok BUMN

Reporter & Editor :
SRI NURGANINGSIH
Jumat, 3 September 2021 17:55 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir (kiri), Menkop UKM Teten Masduki (tengah) seusai penandatanganan MoU Sinergi 3 Kementerian di Gedung Smesco, Jumat (3/9). (Foto: Dok. Kemenkop UKM)

 Sebelumnya 
Kerja sama dengan 6 BUMN ini kata Teten menjadi tahap awal. Ke depan diharapkan akan makin banyak BUMN yang bekerja sama dengan mendorong produk UKM/IKM ke rantai pasoknya.

MoU lintas tiga kementerian juga diwujudkan oleh kerja sama antara Lembaga Layanan Pemasaran (LLP-KUKM) Smesco dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, dan PT Telkomsel terkait

Adsense

Di kesempatan yang sama, Menteri BUMN Erick Thohir mengaku, kementeriannya saat ini terus berbenah dan introspeksi diri.

Baca juga : Kemenag Terbitkan Panduan PTM Di Madrasah Dan Ponpes

Dalam 10 tahun terakhir, BUMN berkontribusi bagi negara hingga sekitar Rp 3.290 triliun lewat dividen, pajak dan lainnya.

"Tapi apakah sudah cukup? Tentu tidak. Untuk itu lewat inisiasi BUMN di Pasar Digital (PaDi) UMKM, sekitar 12 klaster di 43 BUMN berkonsolidasi di dalamnya. Kerja sama UMKM yang transaksinya mencapai 130 ribu bersama 9.600 UMKM dengan nilai transaksi hingga Rp 10,3 triliun per Agustus 2021," rinci Erick.

Erick berterima kasih atas upaya tersebut. Setelah akses pasar dibuka, ke depan harus dilakukan inisiatif terkait TKDN lokal lokal. TKDN untuk industri lokal kata Erick harus ditingkatkan lagi.

Baca juga : Korut Sibuk Cari Pengganti

Di PLN sendiri kata Erick, TKDN-nya mencapai Rp 53,2 miliar. Adanya kerja sama dengan tiga kementerian ini, ia berharap jumlah TKDN di BUMN naik hingga 10 kali lipat.

"Saya juga titip ke Menteri Teten supaya dijaga standarisasi produk UMKM nya. Karena di PaDi ini produk UMKM dikurasi benar-benar. Supaya yang masuk memang berkualitas," cetusnya.

Apalagi BUMN-BUMN yang bekerja sama ini merupakan bagian dari jantung industri Tanah Air, sangat vital. Sehingga kualitas produk sangat diperhatikan.

Baca juga : Top, Permintaan Ekspor Produk UMKM Tetap Tinggi Saat Pandemi

"PLN, Pertamina ini jantung industri. Karena penting sekali keberpihakan standar tak menurunkan supaya bisa bersaing. Kami di BUMN sangat mendukung, support supaya memastikan MoU ini berjalan dengan baik," imbuhnya.

Senada, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan, dalam rangka pemberdayaan IKM, Kementerian Perindustrian menyelenggarakan berbagai program pembinaan dan pendampingan terhadap IKM, agar mampu secara jumlah/volume dan kualitas untuk menjadi bagian dari rantai pasok industri dalam negeri dan global.

"Baik melalui pengembangan ekosistem rantai pasok seperti link and match dan kemitraan dengan industri besar dan BUMN, maupun melalui ekosistem digital dengan masuk ke dalam platform marketplace dan juga ke pengadaan barang pemerintah dan BUMN," ujar Agus. [DWI]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense