RM.id Rakyat Merdeka - Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) terus dioptimalkan. Kali ini, sebanyak 1.000 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) akan diperbaiki di Provinsi Bengkulu.
Pelaksanaan Program BSPS akan dilakukan di delapan kabupaten dengan anggaran senilai Rp 20 miliar.
“Target 1.000 rumah tidak layak huni akan diperbaiki di Bengkulu,” ujar Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Khalawi Abdul Hamid di Jakarta, Selasa (5/10).
Baca juga : PUPR Anggarkan Miliaran Bangun Rusun Mahasiswa Di Serambi Mekkah
Menurut Khalawi, di masa pandemi ini Program BSPS sangat dibutuhkan agar masyarakat bisa terhindar dari paparan Covid-19.
Dengan tinggal di rumah yang layak huni kondisi kesehatan masyarakat dapat lebih terjaga dan tentunya membuat lingkungan menjadi lebih baik.
Dalam pelaksanaan Program BSPS, imbuhnya, pihaknya juga menerjunkan Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL) yang bertugas mendampingi masyarakat.
Baca juga : PUPR Perkuat Pembangunan PSU Rumah Subsidi Di Bali
Dengan demikian, penggunaan anggaran Program BSPS bisa terpantau dengan baik dan kualitas bangunan juga lebih kuat dan memiliki konstruksi yang baik.
“Total anggaran yang kami salurkan untuk Program BSPS di Provinsi Bengkulu sebanyak Rp 20 miliar. Kami juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat agar masyarakat yang benar-benar membutuhkan bantuan bisa terdata dengan baik,” terangnya. [MFA]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.