BREAKING NEWS
 

UKM Indonesia Bidik Pasar Dunia di Dubai Expo 2020

Reporter & Editor :
ESTI FITRIA WULANDARI
Rabu, 6 Oktober 2021 22:19 WIB
Deputi UKM Kementerian Koperasi dan UKM Hanung Harimba (Foto: Kemenkop)

RM.id  Rakyat Merdeka - UKM Indonesia turut berpartisipasi dalam Dubai Expo 2020 yang diselenggarakan 1 Oktober 2021 – 31 Maret 2022. 

Keterlibatan UKM Indonesia dalam Dubai Expo 2020 merupakan ajang strategis untuk menunjukkan potensinya kepada pasar dunia. 

“Ini merupakan momen yang tepat untuk menciptakan iklim investasi, kerjasama dan peluang perdagangan berkelanjutan bagi UMKM di tanah air,” kata Deputi UKM Kementerian Koperasi dan UKM Hanung Harimba,  yang turut hadir dalam Dubai Expo 2020. 

Baca juga : Sharp Indonesia Borong 4 Penghargaan di Nusantara CSR Award 2021

Tema Paviliun Indonesia pada Dubai Expo 2020  adalah “Creating the Future, From Indonesia To the World." Paviliun Indonesia dalam Dubai Expo 2020 selama enam bulan ke depan akan menampilkan lebih dari 300 produk UMKM siap ekspor antara lain komoditas, kerajinan, interior, tekstil hingga produk fesyen. 

Pada ajang ini, Kementerian Koperasi dan UKM berpartisipasi dengan membawa produk yang memanfaatkan natural resources, produk rempah olahan untuk mendorong program spice up to the world, penerapan research and development dalam waste management, dan healthy food. 

Adsense

Peran serta Indonesia dalam Dubai Expo 2021 merupakan kolaborasi antar Kementerian/Lembaga antara lain Kementerian Perdagangan yang juga langsung hadir Menteri Perdagangan M.Lutfi, Dubes RI untuk UEA, Konjen RI untuk Dubai, serta ITPC Dubai. Semua pihak mendukung adanya kerjasama Kemenkop UKM melalui Smesco Indonesia dengan Atase Perdangan dan ITPC di 44 negara dalam pengembangan ekspor UKM khususnya market intelligence, promosi luar negeri, dan business matching. 

Baca juga : Resmi, Persik Kediri Talak Tiga Pelatih Gethuk

“KemenKopUKM membuat desain kebijakan pengembangan UMKM dengan menciptakan ekosistem bisnis, mulai dari pelatihan peningkatan kualitas produk, pembiayaan, adaptasi teknologi, pemasaran, dan sistem rantai pasok,” kata Hanung Harimba. 

Hanung menjelaskan produk yang dipromosikan pada Dubai Expo 2020 adalah produk makanan kemasan dari Restu Mande Bandung, Matoh Banyuwangi; olahan kelapa dari Kulaku Banyuasin; produk makanan organik dari Ladang Lima Surabaya; produk kopi oleh Virgil Flores; dan produk homedecor rumah premium oleh Indo Risakti Bantul dan Raja Mas Cilacap. 

“Produk homedecor premium memanfaatkan bahan alami dan bahan daur ulang seperti eceng gondok, lamun, kulit pisang, mendong dan kayu daur ulang. UKM bekerja sama dengan pengrajin rumah tangga dan menciptakan ekosistem usaha yang berkelanjutan dan fair trade,” kata Hanung. 

Baca juga : Maybank Indonesia Sabet Predikat Tempat Kerja Terbaik Di Asia

Semakin intensifnya UMKM Indonesia dalam berbagai pameran diyakini sebagai salah satu cara untuk meningkatkan kontribusi ekspor UKM terhadap nilai ekspor nasional. Hanung optimistis UMKM dapat berkontribusi lebih dari 17% terhadap nilai ekspor nasional pada 2024. Nilai ekspor Indonesia priode Januari - Juli 2021 naik 31,36% di banding periode yang sama tahun 2020. 

Kementerian Koperasi dan UKM di Dubai Expo 2020 menggelar Business  Forum dan Business Matching pada tanggal 4 Oktober 2021 yang mengundang pembeli potensial dari perusahaan hotel, restoran dan kafe, serta perusahaan retailer di UEA. [EFI]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense