BREAKING NEWS
 

Disampaikan Di Dies Natalis Unair Ke-67

Menkes Berdoa Pembuatan Vaksin Merah Putih Lancar

Reporter & Editor :
ACHMAD ALI FUTHUHIN
Rabu, 10 November 2021 07:25 WIB
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin saat menyampaikan orasi dalam Sidang Terbuka Dies Natalis Universitas Airlangga ke-67 di Kota Surabaya, Jawa Timur, Selasa (9/11/2021). (Fpto: Antara/Humas Unair)

 Sebelumnya 
“Karena saat ini baru ada satu vaksin yang bisa digunakan untuk anak usia 5-12 tahun. Padahal ada 30 juta anak-anak di Indonesia yang menjadi sasaran penerima vaksin Covid-19,” ungkap Budi.

Pada kesempatan yang sama, Budi juga menyaksikan penyerahan seed (benih) vaksin dari rektor Unair kepada PT Biotis Pharmaceuticals Indonesia.

Baca juga : Cetak Sejarah, Hari Ini Unair Serahkan Bibit Vaksin Merah Putih Ke PT Biotis Pharmaceutical

“Apa yang telah dilakukan Unair dan PT Biotis Pharmaceuticals Indonesia adalah hal yang luar biasa karena dapat menyelesaikan proses penelitian hingga uji praklinik kurang dari satu tahun,” beber mantan Wakil Menteri BUMN ini.

Sejak awal pengembangan, menurut Budi, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah dilibatkan. Sehingga, semua pihak bersama-sama melakukan percepatan dalam mengembangkan vaksin pertama buatan dalam negeri.

Baca juga : Menkes: Banyak Orang Indonesia PP Ke Malaysia, Penjagaan Harus Diperketat

Rektor Universitas Airlangga Prof Mohammad Nasih menyampaikan, setelah seed vaksin disampaikan ke PT Biotis, tahap berikutnya adalah produksi dalam skala piloting.

“Karena untuk disuntikkan ke manusia itu harus ada proses produksi yang diproses dalam sebuah industri memenuhi sequel games,” ujarnya.

Baca juga : Ditersangkakan KPK, Direktur PT Loco Montrado Ajukan Praperadilan

Langkah selanjutnya, RSUD Dr. Soetomo akan melakukan uji klinis. Pengujian pre klinis tahap 2 pada Makaka (hewan uji) sudah dilakukan di berbagai kelompok. Mulai manula, senior, remaja, hamil dan yang masih anak-anak.

Hasilnya menunjukkan, vaksin ini terbukti sangat aman. Namun, ada sejumlah temuan berkaitan dengan Makaka yang memiliki penyakit bawaan alias komorbid. Sehingga vaksin ini tidak dianjurkan digunakan menyandang komorbid. [DIR]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense