RM.id Rakyat Merdeka - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) memperkuat kolaborasi dengan Perkumpulan Organisasi Pengelola Zakat (POROZ) guna mengoptimalkan penghimpunan dan pendistribusian zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Sinergi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan umat sekaligus mempercepat pengentasan kemiskinan di Indonesia.
Komitmen itu mengemuka dalam audiensi BAZNAS dan POROZ di Kantor BAZNAS, Matraman, Jakarta, Selasa (7/7/2026).
Ketua BAZNAS Sodik Mudjahid mengatakan, potensi penghimpunan ZIS di Indonesia sangat besar. Namun, realisasi penghimpunannya hingga kini baru mencapai sekitar delapan persen dari total potensi yang ada.
Baca juga : BAZNAS Dan DPR Perkuat Sinergi Optimalkan Potensi Zakat
"Semakin besar dana umat yang dihimpun, semakin banyak mustahik yang dapat disantuni dan diberdayakan. Karena itu, BAZNAS dan POROZ perlu menyelaraskan program-program strategis, terutama di wilayah yang masih menghadapi kemiskinan ekstrem," kata Sodik.
Menurutnya, penguatan kolaborasi akan diarahkan pada penyelarasan delapan Astra Strata BAZNAS 2026–2031. Program tersebut meliputi penguatan tata kelola, digitalisasi pengelolaan zakat, peningkatan kapasitas amil, perluasan jaringan hingga Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di tingkat desa, penguatan sinergi lintas pemangku kepentingan, peningkatan literasi zakat, serta optimalisasi penghimpunan dan pendistribusian ZIS.
Sodik juga menekankan pentingnya penguatan regulasi pengelolaan zakat agar potensi dana umat dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk mendukung pembangunan nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Baca juga : DPRD Klungkung Minta Pemkab Benahi Pengelolaan Keuangan Daerah
Sementara itu, Pimpinan BAZNAS Bidang Riset, Pengembangan, Perencanaan dan Inovasi Syarifuddin mengatakan peningkatan dampak zakat bagi mustahik membutuhkan konsolidasi, kolaborasi, integrasi, serta dukungan regulasi yang lebih kuat.
Di sisi lain, Ketua Umum POROZ Bukhori Muslim menyatakan kesiapan organisasinya untuk memperkuat sinergi dengan BAZNAS dalam mengintegrasikan berbagai program pemberdayaan masyarakat dan pengentasan kemiskinan.
Menurutnya, selain penyelarasan program, terdapat tiga isu yang perlu menjadi perhatian bersama, yakni peningkatan kesejahteraan amil, sinkronisasi data mustahik, serta penguatan strategi penghimpunan zakat.
Baca juga : UI Kembangkan Pengelolaan Sampah Berbasis Komunitas Di Rusunawa KS Tubun
Audiensi tersebut dihadiri jajaran pimpinan BAZNAS bersama sejumlah pimpinan lembaga amil zakat yang tergabung dalam POROZ. Pertemuan itu menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan kolaborasi dalam pengelolaan zakat nasional agar manfaatnya semakin luas dirasakan masyarakat.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.