RM.id Rakyat Merdeka - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dan PT Bank Muamalat Indonesia Tbk memperkuat kolaborasi untuk mengoptimalkan potensi zakat nasional. Kerja sama tersebut mencakup optimalisasi zakat jemaah Haji Plus, edukasi zakat emas, hingga pengembangan fitur pengingat nisab zakat secara otomatis melalui layanan mobile banking.
Selain itu, kedua pihak menjajaki penunaian zakat, infak, dan sedekah (ZIS) berbasis crowdfunding melalui mobile banking Muamalat. Kolaborasi juga mencakup pemotongan zakat karyawan, zakat perusahaan Bank Muamalat, serta penyediaan kanal pembayaran zakat melalui situs resmi BAZNAS.
Ketua BAZNAS Sodik Mudjahid menyambut baik kolaborasi tersebut. Menurutnya, sinergi dengan Bank Muamalat dapat menjadi langkah konkret untuk mengoptimalkan potensi zakat yang selama ini belum sepenuhnya tergarap.
"Sinergi antara BAZNAS dan Bank Muamalat ini merupakan langkah nyata untuk mewujudkan potensi zakat nasional yang belum sepenuhnya tergarap optimal," kata Sodik dalam audiensi BAZNAS dan Bank Muamalat di Gedung BAZNAS, Jakarta, Rabu (19/8/2026).
Ia mengatakan, pemanfaatan teknologi perbankan syariah akan semakin memudahkan masyarakat dalam menunaikan kewajiban zakat.
Baca juga : BAZNAS Salurkan 48.000 Liter Air Bersih Untuk Korban Kekeringan Di Kulon Progo
"Melalui pemanfaatan infrastruktur perbankan syariah yang inovatif dan relevan dengan gaya hidup digital saat ini, masyarakat akan semakin dimudahkan dalam menunaikan kewajiban zakatnya," lanjutnya.
Sementara itu, Direktur Utama Bank Muamalat Indonesia Imam Teguh Saptono mengatakan pihaknya melihat sejumlah peluang kerja sama yang dapat dikembangkan untuk memperkuat penghimpunan zakat melalui jaringan perbankan syariah.
Salah satu fokusnya adalah mengoptimalkan zakat dari jemaah Haji Plus. Bank Muamalat akan meningkatkan sosialisasi zakat secara lebih spesifik kepada jemaah Haji Plus yang dinilai memiliki potensi keuangan tinggi.
"Fokus pertama kami adalah mengoptimalkan zakat dari jemaah Haji Plus. Melalui pendekatan khusus, kami mengintensifkan sosialisasi zakat yang menyasar secara spesifik para jemaah Haji Plus yang memiliki potensi keuangan tergolong tinggi," ungkap Imam.
Fokus berikutnya adalah edukasi dan pengingat zakat emas. Bank Muamalat akan memanfaatkan basis data nasabah cicilan emas yang telah lunas maupun nasabah dengan saldo yang telah mencapai nisab untuk memberikan edukasi dan pengingat pembayaran zakat secara berkala.
Baca juga : BAZNAS Kaji Reorientasi Pengelolaan Muzaki, Dorong Fundraising Berbasis Nilai
"Bank Muamalat memanfaatkan basis data nasabah cicilan emas yang telah lunas maupun yang saldonya sudah mencapai batas nisab untuk diberikan sosialisasi serta pengingat mobilisasi zakat harta secara berkala," ujarnya.
Bank Muamalat juga menyiapkan inovasi teknologi melalui integrasi Sistem Notifikasi Nisab Tabungan pada aplikasi Mobile Banking Muamalat Digital Network (MDN).
Fitur tersebut dapat mendeteksi saldo terendah nasabah secara otomatis dalam periode satu tahun atau haul. Apabila saldo terendah nasabah secara konsisten berada di atas nisab rupiah berdasarkan acuan harga emas yang digunakan sistem, aplikasi akan mengirimkan notifikasi pengingat pembayaran zakat.
"Jika saldo terendah nasabah secara konsisten berada di atas nisab rupiah berdasarkan acuan harga emas pada sistem, aplikasi akan mengirimkan notifikasi pengingat bertajuk 'Saatnya Bayar Zakat' langsung ke gawai nasabah," jelas Imam.
Dalam kerja sama tersebut, nasabah juga akan diberikan pilihan saluran penyaluran donasi melalui Baitul Maal Muamalat (BMM) maupun BAZNAS.
Baca juga : BAZNAS Dirikan Dapur Umum untuk Penuhi Kebutuhan Pengungsi Gempa NTT
"Tadi kita sepakat bahwa opsi penyaluran nasabah diberikan dua pilihan saluran penyaluran donasi utama, yaitu Baitul Maal Muamalat (BMM) dan BAZNAS," pungkas Imam.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperluas akses masyarakat dalam menunaikan zakat sekaligus memperkuat ekosistem pembayaran zakat berbasis digital. Dengan dukungan teknologi perbankan syariah, proses edukasi, pengingat, hingga pembayaran zakat diharapkan semakin mudah dan praktis.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.