BREAKING NEWS
 

RI Catat Potensi Transaksi Rp 129 M Di Pameran Alimentaria Spanyol

Reporter & Editor :
ADITYA NUGROHO
Selasa, 12 April 2022 18:48 WIB
Paviliun Indonesia dibuka secara resmi oleh Dubes RI untuk Kerajaan Spanyol, Dr. Muhammad Najib, didampingi oleh Atase Perdagangan dan Koordinator Fungsi Ekonomi KBRI Madrid Novita Sari serta Kepala ITPC Barcelona Freddy Josep Pelawi dan Wakil Kepala ITPC Barcelona Ratih Supriyati. (Foto: Ist)

 Sebelumnya 
Pada pameran tersebut, Paviliun Indonesia juga menampilkan koki selebritas Indonesia yaitu Bara Patiradjawane. Ia menunjukkan keahliannya memasak makanan khas Indonesia dan makanan khas Eropa menggunakan bumbu dan rempah-rempah Indonesia berindikasi geografis. Para pengunjung pun dapat mencicipi hasil masakannya.

Atase Perdagangan Madrid Novita Sari menyampaikan, Pemerintah Indonesia terus berupaya memperkuat momentum ekspor makanan, minuman, dan produk Indonesia berindikasi geografis. Salah satu yang tengah dilakukan yaitu dengan menegosiasikan proteksi di wilayah Uni Eropa untuk produk Indonesia dengan indikasi geografis dalam kerangka Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia–Uni Eropa (IEU–CEPA).

Hingga saat ini, Indonesia telah mendaftarkan 47 jenis produk berindikasi geografis, di antaranya adalah kopi arabika kintamani, lada putih muntok, susu kuda sumbawa, beras adan krayan, kopi arabika flores bajawa, madu sumbawa, beras pandanwangi cianjur, dan carica dieng. 

Baca juga : Perkuat Kompetensi Kehumasan, ILUNI UI Training PR 629 Orang Alumninya

“Semua produk tersebut telah dinotifikasi oleh Uni Eropa dan saat ini sedang melalui tahapan konsultasi publik oleh negara anggota Uni Eropa,” ungkap Novita.

Pameran Alimentaria diselenggarakan dua tahun sekali. Penyelenggaraannya di tahun 2020 sempat tertunda akibat pandemi Covid-19. Tahun ini, Alimentaria diselenggarakan lewat kolaborasi dengan HostelCO untuk menjangkau target pengunjung yang lebih besar dan menjadikan pameran ini sebagai platform internasional terbesar untuk industri makanan, gastronomi dan peralatan hotel di Spanyol.

Alimentaria 2022 menandai titik balik pemulihan industri makanan dan minuman Spanyol pascapandemi dengan partisipasi lebih dari 3.000 perusahaan dari 52 negara. Dengan biaya masuk sebesar 70 euro per hari, tercatat lebih dari 100.000 orang mengunjungi pameran tersebut dan 23 persen di antaranya adalah pengunjung internasional dari 149 negara. Selama pameran, Paviliun Indonesia menarik lebih dari 1.000 pengunjung.

Baca juga : Bamsoet Dukung Pemberlakuan Pajak Transaksi Perdagangan Aset Kripto

“Hal ini mengindikasikan bahwa pameran Alimentaria ini dihadiri oleh pelaku bisnis di bidang gastronomi yang serius,” kata Novita.

Raja Spanyol Kunjungi Paviliun Indonesia

Pameran Alimentaria 2022 dibuka secara langsung oleh Raja Spanyol, Raja Felipe VI yang juga mengunjungi Paviliun Indonesia. Dubes Muhammad Najib menyambut Raja Felipe VI dan menjelaskan beberapa produk yang ditampilkan di Paviliun Indonesia. 

Baca juga : PUPR Klaim Konstruksi Lima Embung Di Jawa Tengah Telah Selesai

Selain itu, Dubes RI didampingi Atase Perdagangan KBRI Madrid, Kepala ITPC Barcelona, dan Wakil Kepala ITPC Barcelona juga diundang secara khusus oleh Presiden Alimentaria José Luis Bonet, yang menyampaikan apresiasi kepada Indonesia atas partisipasi loyalnya dalam Alimentaria. 

Data Kemendag menunjukkan, pada 2021 ekspor nonmigas Indonesia ke Spanyol mencapai 2,35 miliar dolar AS. Ada peningkatan sebesar 34,07 persen dibanding 2020 yang senilai 1,52 miliar dolar AS. Sementara itu, pada 2021 impor nonmigas Indonesia dari Spanyol adalah sebesar 682 juta dolar AS. 

Pada 2021, total perdagangan nonmigas Indonesia–Spanyol mencapai 3,03 miliar dolar AS. Indonesia mencatatkan surplus perdagangan nonmigas sebesar 1,67 miliar dolar AS di periode yang sama. [DIT]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense