Sebelumnya
Wang Yi berharap bisa terus melakukan diskusi dan konsultasi yang berkelanjutan serta mendalam untuk membentuk lebih banyak konsensus tentang kerja sama. Dia menambahkan, beberapa pihak memang mempertanyakan motif China mengajak kerja sama terhadap pulau-pulau di Pasifik.
Dia beralasan, China akan selalu mendukung negara-negara berkembang di Afrika, Asia dan Karibia. Wang mengingatkan, agar jangan terlalu cemas dan gugup.
Baca juga : Erick Thohir: Jangan Bicara Politik Terus, Bicara Ekonomi Jadi Kekuatan Kita
"Karena, pembangunan dan kemakmuran bersama China serta semua negara berkembang lainnya, akan berarti harmoni yang besar. Keadilan yang lebih besar, dan kemajuan yang lebih besar bagi seluruh dunia," kata Wang Yi.
Lebih lanjut, Duta Besar (Dubes) China untuk Fiji Qian Bo mengatakan, para peserta telah sepakat untuk membahas rancangan komunike dan rencana lima tahun hingga tiap pihak mencapai kesepakatan.
Baca juga : Dulu Beku, Kini Australia Dan China Mulai Mencair
Beberapa pemimpin negara Pasifik mengkritik isi komunike yang dianggap sulit dan menimbulkan kegelisahan bagi beberapa pihak. Presiden Mikronesia David W Panuelo, misalnya. Ia mengecam kesepakatan ini.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.