Dewan Pers

Dark/Light Mode

Erick Thohir: Jangan Bicara Politik Terus, Bicara Ekonomi Jadi Kekuatan Kita

Jumat, 27 Mei 2022 13:51 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir/IG
Menteri BUMN Erick Thohir/IG

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir berkesempatan bertemu dengan sejumlah mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh pendidikan di Universitas Harvard dan Massachussets Institute and Technology (MIT), Amerika Serikat.

Erick menyebut para mahasiswa itu sebagai New Blood-nya Indonesia, generasi muda yang akan memimpin Indonesia ke depan. Karena itu, Erick menekankan pentingnya membuat ekosistem dan pemerataan ekonomi.

"Sebuah kehormatan berdiskusi dengan pelajar-pelajar hebat," ujar Erick dikutip dari akun Instagram @erickthohir, Jumat (27/5).

Berita Terkait : Berat, Kalau Ganjar Pranowo Nekat Nyapres Nih

Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) itu berpesan, generasi muda perlu menjadi kunci kemajuan ekonomi dengan menjawab segala dinamika yang terjadi. Di tangan para pemudalah bangsa Indonesia akan diarahkan ke mana.

"Dengan segala perubahan yang terjadi, ekonomi maju harus terwujud. Indonesia mau dibawa ke mana, ada di tangan mereka. Kalian semua generasi muda," tegasnya.

Namun, menurut Erick, untuk mempermudah generasi muda menyongsong Indonesia Emas di tahun 2045, dia bertanggung jawab menyiapkan ekosistem, sehingga ekonomi menjadi kekuatan bangsa Indonesia.

Berita Terkait : Survei BI: Keyakinan Konsumen Terhadap Ekonomi Naik

“Jangan bicara politik terus, kita harus bicara ekonomi. Ekonomi menjadi kekuatan kita, baru bicara politik,” bebernya.

Dengan mengutamakan topik ekonomi, Erick berharap dapat mengurangi isu-isu tentang kesenjangan dan perbedaan. Dia ingin memastikan ekonomi perlu dibangkitkan sesuai dengan targetnya.

"Jangan di balik, bicara politik ekonominya amburadul, akhirnya hanya jual apa? kesenjangan, jual apa? perbedaan. Kalau ekonominya baik, isu-isu itu akan menurun," ucapnya.

Berita Terkait : Erick Thohir: Indonesia Harus Jadi Industri Halal Nomor Satu Dunia

Erick menyampaikan, terkait ekonomi, berdasarkan studi BCG yang dilakukan di 3 negara, pekerjaan akan hilang dan tumbuh ke depannya. Namun, di Amerika Serikat diprediksi akan tetap hilang sebanyak 6,1 juta orang.

"Di Indonesia gimana? Untungnya kita secara ekonomi akan terus tumbuh sampai 2045 yakni 5 persen. Berarti kita secara ekonomi akan menjadi nomor 4 di dunia," ujarnya.

Itu yang jadi alasan Erick banyak menyambangi kampus-kampus dan anak muda di lingkungan BUMN. Tujuannya, guna mempersiapkan generasi muda. "Saya mau kita harus berani mentransformasi pemikiran," pungkas Erick.■