Sebelumnya
Kendati demikian, Jarrard enggan berkomentar terkait keterlibatan Taiwan dalam latihan militer itu mengingat ketegangan antara Taiwan dan Beijing. Dia hanya berharap, kawasan Indo-Pasifik tetap bebas dan terbuka agar dapat merasakan kebebasan di segala aspek kehidupan.
Dia juga tak memberikan jaminan bahwa Taiwan akan ikut berpartisipasi dalam jenis latihan yang sama di waktu yang akan datang. Pihaknya akan tetap memberikan bantuan yang diperlukan kepada Taiwan seperti yang telah dilakukan sebelumnya.
“Kami ingin memastikan telah melakukan apa yang kami bisa untuk membantu mereka mempertahankan status quo, seperti yang telah dikatakan para pemimpin kami,” ujarnya.
Baca juga : Liburan Di Bali, Ezra Tetap Latihan Mandiri
Dia menegaskan, AS akan melakukan apa pun untuk bisa mempertahankan Indo-Pasifik yang terbuka dan bebas. Karena dengan demikian, lingkungan itu akan damai.
“Kita melakukan segalanya yang kita bisa untuk mencegah eskalasi berubah menjadi krisis atau bahkan konflik,” tutur Jarrard.
Terpisah, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Laksamana Muda Kisdiyanto mengatakan, TNI sudah biasa mengikuti pelatihan militer ke Hawaii bersama sejumlah negara. Namun, dia belum tahu berapa jumlah personel yang akan diberangkatkan.
Baca juga : Libur, Skuad Persija Tetap Dapat Program Latihan Di Rumah
“Ke Hawaii itu sudah sering dengan beberapa negara untuk latihan. Jumlah yang akan berangkat saya cek dulu,” kata Kisdiyanto.
TNI, AS, dan belasan negara di kawasan Indo-Pasifik ikut dalam militer gabungan tahunan Super Garuda Shield pada sejak 1-14 Agustus 2022.
Latihan itu berlangsung di sejumlah wilayah di Indonesia. Antara lain di Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) TNI AD, Baturaja, Bandara Sultan Mahmud Baharuddin II, Palembang, Sumatera Selatan, Perairan Dabo Singkep, Kepulauan Riau, dan Daerah Latihan Kodam VI/Mulawarman, Amborawang, Kalimantan Timur.
Baca juga : Kenalkan Ganjar, SAGA Gelar Gebyar Seni Dan Santunan Anak Yatim Di Banyuwangi
Super Garuda Shield adalah latihan bersama dan gabungan tahunan antara TNI dan Komando Indo-Pasifik AS. Latihan militer itu dirancang untuk memperkuat interoperabilitas, kemampuan, rasa saling percaya, dan kerja sama yang telah dibangun dari pengalaman bersama selama beberapa dekade.
Tahun ini, Super Garuda Shield diikuti 13 negara sahabat, meliputi AS, Australia, Malaysia, Jepang, Singapura, Prancis, Inggris, Papua Nugini, Timor Leste, India, Kanada, Selandia Baru, dan Korea Selatan.
Latihan Garuda Shield 2022 melibatkan sekitar 2.000 tentara AS, 2.000 personel TNI AD, dan tambahan peserta dari negara mitra. Latihan gabungan itu memperkuat kemitraan strategis AS-Indonesia dan memajukan kerja sama regional dalam mendukung Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka.***
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.